rhmdny124
Livya Az-Zahra, anak pesantren yang bahkan nggak pernah kepikiran bakal jadi mahasiswi seni.
Semuanya berawal dari hal sederhana - dari tinta yang menari di kertas, dari coretan kecil di sela waktu mondok.
Siapa sangka, dari situ dia mulai bermimpi jadi desainer interior. Tapi, nggak semua mimpi semulus sketsa di kertas putih. Gagal di kampus impian, bingung harus lanjut ke mana, dan waktu pendaftaran yang hampir habis bikin Livya harus mengambil keputusan besar dalam hidupnya.
Sampai akhirnya... takdir membawanya ke jurusan arsitektur di kampus yang sama sekali nggak ada dalam rencana.
Antara sketsa yang berantakan, tumpukan tugas, dan deadline yang nggak kenal ampun - Livya belajar satu hal:
bahwa kadang, hidup pun harus digambar ulang dari awal.
"Mimpi itu enggak hilang, kadang cuma berubah bentuk."