my reading list
5 stories
Sebelum Berpisah by nonamerahmudaa
nonamerahmudaa
  • WpView
    Reads 13,964,030
  • WpVote
    Votes 786,545
  • WpPart
    Parts 56
Pisah ranjang, tidak mencampuri urusan satu sama lain dan bercerai saat menemukan waktu yang tepat. Itu adalah syarat yang diajukan oleh Agnita kepada Sankara sebelum pernikahan mereka berlangsung. Bertingkah selayaknya pasangan suami istri selama tiga bulan kedepan. Dan itu adalah syarat yang diajukan oleh Sankara kepada Agnita saat wanita itu menginginkan tanda tangan Sankara di atas kertas gugatan cerainya. Satu ranjang, tanpa batasan dan tanpa aturan, Sankara yang tadinya begitu tak acuh kini justru malah berubah total, mengacaukan segala agenda dalam hidup Agnita. *** Sebelum Berpisah Rating Usia : [18+] Copyright © 2023 oleh nonamerahmudaa ⚠️ mature, harsh words, unstable marriage, imperfect character, mental issues, family issues, traumas, politic.
A Game to Make Him Fall by leefe_
leefe_
  • WpView
    Reads 1,054,452
  • WpVote
    Votes 36,786
  • WpPart
    Parts 14
[Terbit di Bhuana Sastra Gramedia. Jemput novelnya di toko buku online & offline] Dear Future Ainara, Kalau kamu sampai membaca ini berarti posisiku sekarang sudah move on dari Mas Crush. Namun, jika kamu ketiban sial, bisa jadi statusmu sekarang diramalkan: 1. Jadian dengan Mas Crush Alasannya? Perempuan waras mana yang mampu mengabaikan pesona Arfando Melvin? Sekalipun aku rabun, lelaki dengan eye smile itu telanjur terpatri dalam kisah cinta monyetku. 2. Menyukai Mas Crush Diam-Diam Alasannya? Laki-laki itu terkenal friendly ke semua penduduk bumi, alien, bahkan makhluk beda dimensi. Apalah arti Ainara Serafina di mata seorang Arfando yang bak dewa? 3. Gagal Confess sehingga Gagal Move On Alasannya? Usiaku masih tujuh tahun saat pertama kali menyukai Mas Crush yang sudah berusia empat belas. Mengingat jantungku yang morat-marit acapkali melihat senyumnya, bukan tidak mungkin kalau bilang "aku suka kamu" saja membuatku semaput duluan T.T 4. Digantung Mas Crush Alasannya? Walaupun kami sama-sama bercita-cita mengabdi pada negeri, well, Arfan tetaplah Arfan. Perangai setannya yang kumat-kumatan kadang mengesalkan. Kemungkinan pernyataan cinta dari anak ingusan sepertiku dianggap sebagai candaan belaka sangatlah tinggi. Nah, Ainara... puluhan momen terlampaui, pusingnya masa sekolah tergenapi, hebatnya dunia orang dewasa terselami... bagaimana ending kisahmu dengan Arfan kini? © 𝗮 𝗰𝗼𝗺𝗶𝗻𝗴 𝗼𝗳 𝗮𝗴𝗲 𝘀𝘁𝗼𝗿𝘆
Tears In Heaven by SitiUmrotun
SitiUmrotun
  • WpView
    Reads 9,615,185
  • WpVote
    Votes 731,762
  • WpPart
    Parts 32
"Kudanil, Tuhan nggak sayang Angel, ya?" "Kok ngomongnya gitu?" "Buktinya papanya Angel diambil. Angel, kan, jadi sedih." "Nggak gitu, Ngel. Semuanya sayang Angel. Nanti kalau udah gede Angel bakalan ngerti. Sekarang Angel bobok, ya?" Angel mengangguk patuh lalu menggenggam erat tangan kakaknya. "Kudanil doain Angel, ya ... Semoga mimpi ketemu papa. Angel kangen banget sama papa." ~Angel ... setelah papa pergi.
Narasi, 2021✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 4,024,177
  • WpVote
    Votes 673,755
  • WpPart
    Parts 31
[SUDAH TERBIT] BAGIAN KEDUA TULISAN SASTRA Bulan juni datang lagi. Padahal sisa-sisa juni tahun lalu belum sepenuhnya selesai. Beberapa sedih dan sesal masih tertinggal dan membekas dengan baik. Tapi setiap kali Nana mendongak dan menatap langit yang biru, ia selalu merasa, "Aku pikir setelah dia pergi, dunia akan runtuh. Tapi ternyata langit masih tinggi, burung masih terbang dan waktu masih berlalu." Tahun depan, bulan juni pasti akan datang lagi. Dan sebelum bulan itu datang lagi, Nana berharap, dia bisa menyelesaikan segala hal yang belum selesai. ©tenderlova, 2021 | Narasi, 2021
Tulisan Sastra✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 16,148,961
  • WpVote
    Votes 1,771,416
  • WpPart
    Parts 31
[SUDAH TERBIT] "Sahara, hidup itu perihal menyambut dan kehilangan. Kamu tahu lagu Sampai Jumpa-nya Endank Soekamti, kan? ya kira-kira begitu lah. Tapi kamu tahu alasan kenapa manusia punya perasaan? sebab itu adalah satu-satunya cara kamu mengingat dengan kesan yang tak habis-habis. Jadi jangan terlalu sedih jika menemukan kehilangan-kehilangan lainnya. Sedihlah seperlunya, lalu ingat bahwa sebenarnya kamu tidak benar-benar kehilangan. Sesuatu itu abadi dalam kenang yang kamu bawa dalam perasaanmu. Sampai sini paham, kan?" "Sastra, kamu lupa tentang satu hal. Semakin singkat suatu cerita, semakin dalam luka yang tertoreh. Kehilangan memang akan terus terjadi. Tapi kalau boleh aku memilih, aku belum siap kehilangan kamu." Catatan: baca cerita ini di rumah aja, jangan ditempat umum. Demi keselamatan kita bersama. Terima kasih. Copyright© Tenderlova, 2020 LovRinz Publishing Hak cipta dilindungi undang-undang.