Lyanee
- Reads 332
- Votes 212
- Parts 21
Di pedalaman Nusantara, di tengah hutan purba, berdiri Akadema Wisesa, sebuah padepokan tua yang lapuk dimakan waktu, menyimpan rahasia dari masa lalu.
Di antara para muridnya ada petir yang masih mencari arah, api yang tak mampu membakar, angin yang memilih diam, peluru yang tidak melukai, besi yang lahir dari darah, mawar yang kehilangan durinya, bayangan yang ingin menjadi cahaya, dan monster buas yang terus berpura-pura menjadi manusia. Masing-masing datang membawa luka, penyesalan, dan tujuan yang berbeda.
Di tempat itu, mereka belajar bahwa menjadi pendekar bukan sekadar menguasai ajian atau mengalahkan musuh.
Karena Akadema Wisesa bukan hanya tempat para pendekar berguru, melainkan tempat di mana ajian seharusnya menyelamatkan, bukan menghancurkan.