JuventaLarissa's Reading List
1 historia
Tragedi Bakti Percaya por KezyaTambunan
KezyaTambunan
  • WpView
    LECTURAS 66
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 3
Dengan susah payah, Nalaindra Cahya mengetik nomor telepon di hanphonenya. Dalam keadaan terdesak seperti ini Nala bukan menelpon orangtua atau teman dekatnya. Nala malah menelpon musuh bebuyutannya. Setelah beberapa bunyi dering memanggil terdengar, akhirnya Defasya Putri Lesmana, orang yang ditelponnya mengangkat telepon tersebut, "Halo, ada apa Nal?, tumben telepon" "....." "Nal? Ada apa kok diem?" "....." "GUE HITUNG SAMPAI TIGA KALAU GA JAWAB GUA MATIIN!" "Ssttt,....diem, dia...bisa aja....denger....suara lu" "Nal, nafas lo, lo ga apa-apa Nal?" "Gue...sayang lo sya...bilang juga...ke orangtua gua, gua sayang mereka" "Nal, what are you talking about?" "Maaf buat semua bebannya ya sya" Setelah melontarkan kaliamat terakhir itu, bunyi 'Tut' panjang terdengar dari speaker telepon Fasya. Panggilan itu dimatikan secara sepihak. Sedangkan Fasya hanya mematung mencoba memahami semuanya, dan bunyi 'Dor' yang sayup-sayup terdengar pada akhir telepon. *** Silahkan dibaca dan ditambah ke perpustakaan (kalau boleh ke reading list juga) buat tau kisahnya secara jelas ;) Ig: @kezya_tambunan