AraLervia's Reading List
4 stories
Senandika Untuk Asa | Hamada Asahi [✔] by sembilanxxx
sembilanxxx
  • WpView
    Reads 16,423
  • WpVote
    Votes 2,275
  • WpPart
    Parts 24
Ketika langit mulai mengabu, lantunan sendu untuk Asahi mengudara. Tepat saat biru lukanya mampu menepikan mendung-mendung diatas sana. Membawa sajak-sajak luka dari Laluna untuk pergi menemuinya. [Proses Revisi] ©Sembilanxxx, 2021 [Senandika Untuk Asa]
Aldrich Ed Stanford (Tersedia di Gramedia) by Greydanus
Greydanus
  • WpView
    Reads 8,496,465
  • WpVote
    Votes 441,526
  • WpPart
    Parts 77
ALDRICH ED STANFORD, sosok pria dengan kepribadian introvert (tertutup), pengalaman masa lalu menjadikan emosinya bagai buku yang tertutup rapat. Suatu ketika Aldrich bertemu dengan Ashley, seorang gadis berjiwa bebas yang mencintai hidup dengan membahagiakan diri sendiri. Ashley meminta tolong kepada Aldrich untuk menampungnya selama tiga bulan di kediaman Stanford dengan imbalan membantu pria itu dalam segala hal termasuk menikmati hidup sesungguhnya, jauh lebih banyak kebahagiaan yang tidak bisa dibeli dengan uang. Seiring berjalannya waktu. Aldrich terbuai oleh perhatian yang Ashley berikan, sampai Aldrich berani mengungkapkan perasaan yang mulai tumbuh dihatinya. Namun, Aldrich harus menelan pil pahit bahwa gadis yang dia cintai hanya menaruh rasa kasihan terhadapnya. Semua itu karena Ashley telah mengetahui insiden dua puluh tahun lalu terkait kematian ayah, ibu serta kakaknya. Bagaimana kisah cinta Aldrich selanjutnya? Apakah Ashley akan pergi begitu saja membawa hati Aldrich?
✔ Beauty Assassin (COMPLETED) by TrixieKalvariAlaric
TrixieKalvariAlaric
  • WpView
    Reads 2,933,802
  • WpVote
    Votes 206,628
  • WpPart
    Parts 84
"Apa kamu masih akan tetap membunuhku?" Wanita itu bergetar di bawah tekanan pria yang telah membunuh orang tuanya. Sebelah lengan sang wanita memegang pisau yang berkilat tajam. Jantungnya berdebar cepat. Hatinya diliputi antara keinginan untuk membalas dendam dan keterterikan yang sangat kuat. Wanita itu memalingkan wajahnya. Dia tidak tahan menatap iris biru muda yang menatapnya begitu intens. Karena dia telah jatuh cinta pada seorang iblis. Pembunuh kedua orang tuanya. "Tatap aku saat aku sedang berbicara denganmu" Jari sang pria membawa dagu wanita itu ke atas. Membawa iris lembut itu kembali menatapnya. "Apa kamu tetap akan membunuhku setelah ini?" Pria itu kembali menyatukan bibir mereka. Ini kisah tentang dendam dan cinta yang berbalut dengan darah dan air mata. Tentang pengkhianatan juga harapan. Tidak semua malaikat berhati suci dan tidak semua iblis berhati busuk.