࿔*₊ 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒊𝒓𝒖 𝒑𝒊𝒍𝒖
4 cerita
A home we once lost oleh fluoresens
fluoresens
  • WpView
    Membaca 1,199
  • WpVote
    Vote 103
  • WpPart
    Bab 4
Swara meninggalkan rumah yang hancur demi mencari napas baru di Jogja. Namun, rasa bersalah mengekor karena adik kesayangannya turut ia tinggalkan. Dan ketika Swara pikir keping dirinya perlahan menyatu, lelaki yang ia percaya tiba-tiba pergi. Retak itu melebar: jika keluarga dan cinta bisa runtuh, lalu apa yang bisa ia genggam? Gema kehilangan orangtua ketika ia masih terlalu kecil untuk menyimpan kenangan, tetapi ia tumbuh dalam pelukan eyang yang hangat dan penuh kasih sayang. Kendati merasa tidak pernah kekurangan cinta, ada ruang hampa yang sulit ia beri nama--bukan karena ia tak dicintai, melainkan adanya bentuk kasih yang tak sempat ia rasakan. Di lain sisi, usia eyang yang kian senja, menghadirkan ancaman terhadap keutuhan. Gema dan Swara bersinggungan ketika setiap bunga yang tumbuh akan layu dan setiap momen yang tercipta akan berlalu sebagaimana mestinya. Lantas, mengapa kehilangan selalu terasa seperti akhir dari segalanya? Lebih dari perihal kehilangan, mungkin ini tentang bertahan dengan rumah yang berbeda dari yang kita bayangkan, merawat rumah yang pernah hilang, dan merayakan yang tersisa maupun yang tinggal. © 2026 all rights reserved by fluoresens.
Always, the sun stays oleh fluoresens
fluoresens
  • WpView
    Membaca 8,255
  • WpVote
    Vote 979
  • WpPart
    Bab 22
[PROSES REPUBLISH] ❛❛Segala sesuatu yang sementara menghidangkan kehilangan, juga harapan.❜❜ Adakah adil dari kehilangan sesuatu yang berharga dan resolusi yang ditawarkan pada rasa sakit itu hanyalah menerima? Kala, Kia, serta cerita-cerita tentang kehilangan milik mereka sendiri maupun yang mengelilingi. Kala dan Kia sama-sama kehilangan sosok berarti di kehidupan mereka. Satu pertemuan di pagi hari menjadi awal keduanya bersinggungan, disambung saling berbagi dan menemani--juga menaruh hati, barangkali. Berbekal surat dari yang dicinta, ada hidup yang mau tak mau harus lanjut dijalani. Di tengah kemelut perih masing-masing dan kehadiran satu sama lain, bagaimana mereka akan kembali mengutuhkan hati? Bersisian, keduanya akan menyelami satu hari demi satu hari berdamai dengan yang tak lagi ada dan yang masih ada. [hurt/comfort, slice of life, family, friendship] © 2023 all rights reserved by fluoresens.
take away oleh fluoresens
fluoresens
  • WpView
    Membaca 48,864
  • WpVote
    Vote 8,809
  • WpPart
    Bab 30
you take away all my burdens, all the weights that tighten my chest--why don't you take my heart away, too? "yang bekerja keras akan kalah dari yang beruntung." raysa kayana dengan kegelisahannya, akhirnya bertemu sebuah resolusi yang ia temukan berbekal keberuntungan miliknya, di sebuah kafe tempat seorang grhalintar abimala bekerja. aysa dan lintar; dari saling mengamati, berubah jadi dua orang yang duduk di satu meja, berkonversasi. [lowercase intended] [romance, slice of life, campus life] © 2020 all rights reserved by fluoresens. [cover photo belongs to its rightful owner.]
let me walk with you oleh fluoresens
fluoresens
  • WpView
    Membaca 4,948
  • WpVote
    Vote 560
  • WpPart
    Bab 13
[SLOW UPDATE] ❝ after all this time we've been running alone on our own track, we somehow forget that all we have is each other. so take my hand, and we will be okay. ❞ Tentang Abra yang ingin dipercaya untuk berdiri sendiri. Tentang El yang berlari cepat untuk meninggalkan kesendirian. Tentang Helga yang meneguhkan untuk mendapat kekuatan. Tentang Reyna yang menemani untuk menawarkan terang. © 2022 all rights reserved by fluoresens. Photo cover belongs to juliane Monari on Pexels. Trigger Warning: self harm, suicidal thoughts, depression, mental illness.