trixyyyola
Di masa ketika dunia masih bernafas dalam irama kerajaan-kerajaan agung dan nama para raja diukir dalam prasasti batu, tiga gadis dari zaman jauh di masa depan terlempar oleh takdir ke dalam pusaran waktu lampau.
Calista Fernandes, Raisa Teriez, dan Nichole Alveric-para cendekia dari tanah seberang masa-tiba bukan lagi sebagai diri mereka semula, melainkan menjelma dalam identitas baru: Shreshta, tuan putri Magadha; Roopa, tuan putri Kosala; serta Patralekha, tuan putri Avanti.
Dahulu mereka hidup di dunia yang dipenuhi cahaya teknologi, kebebasan, serta hiruk-pikuk kehidupan modern. Namun kini mereka berdiri di istana batu, di tengah adat kuno, tata krama kerajaan, serta hukum zaman yang jauh berbeda dari apa yang pernah mereka kenal.
Calista yang keras kepala dan tajam pikirannya harus belajar menanggung martabat putri Magadha yang begitu sempurna nan rupawan di bawah bayang kebesaran Maharaja Jarasandha. Raisa yang gemar mencari sorotan kini dihadapkan pada kewajiban seorang putri Kosala yang dituntut anggun dan penuh kebijaksanaan. Sedangkan Nichole, si bungsu yang terbiasa hidup bebas, mesti memikul tanggung jawab besar sebagai putri Avanti di tengah intrik istana dan kehormatan keluarga kerajaan.
Tiada lagi telepon genggam, kendaraan besi, maupun kemudahan dunia modern. Yang ada hanyalah pedang para ksatria, suara lonceng kuil, dan langkah waktu yang berjalan lambat di bawah langit kerajaan.
Lantas bagaimanakah mereka berjalan di dalam waktu tersebut sebagai identitas baru?
Akankah mereka sekadar mengikuti takdir yang telah disediakan bagi para tuan putri itu, ataukah justru mengguncang sejarah dengan pikiran serta keberanian yang mereka bawa dari masa depan?
Di antara pertemuan dengan para Pandawa, pertemanan dengan Draupadi, serta rahasia perjalanan waktu yang belum terungkap, kisah tiga gadis ini perlahan menjelma menjadi legenda yang belum pernah tertulis dalam kitab mana pun.