Favo
9 stories
Antarasa || Selesai by moccaliv
moccaliv
  • WpView
    Reads 564,001
  • WpVote
    Votes 49,074
  • WpPart
    Parts 45
Sejak kecil, Arsa dan Antariksa terpisah tanpa tahu alasan di baliknya. Dua puluh dua tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Namun, pertemuan itu tidaklah sehangat dongeng persaudaraan yang sering mereka bayangkan. Arsa, ceria dan penuh kata-kata, berusaha mendekatkan dirinya pada Antariksa, sang "kulkas berjalan" yang dikenal dingin dan tak banyak bicara. Namun, tatapan tajam dan sikap kaku Antariksa kerap membuat nyali Arsa ciut. Dunia mereka begitu berbeda-seperti dua sisi koin yang tak pernah saling memahami. Di balik canggungnya pertemuan pertama, Arsa terus dihantui pertanyaan: mengapa mereka harus terpisah selama ini? Apakah salah satu dari mereka dianggap beban? Ataukah ada rahasia lain yang selama ini terkubur dalam-dalam? Publish : 9 Mei 2022 End : 5 Februari 2024
Angkasa Tanpa Warna by sebaitrasa
sebaitrasa
  • WpView
    Reads 710,823
  • WpVote
    Votes 78,732
  • WpPart
    Parts 39
[FAMILYSHIP, NO ROMANCE] Karena kamu adalah Angkasa. Yang begitu tangguh di pelukan semesta. Yang datang dengan warna berbeda, dan akan tetap menjadi rahasia.
He's Jeanno (Selesai)  by Imajinati
Imajinati
  • WpView
    Reads 469,326
  • WpVote
    Votes 42,043
  • WpPart
    Parts 61
**Jangan plagiat nyerempet copy paste** "JE-JE, JEN, JENO, ANJIR, JANGAN KENCENGAN!!" Teriakan dan suara tawa menggema di parkiran supermarket yang sepi. Hanya ada seorang pria berjas abu-abu yang hendak menyalakan mesin mobil, tapi urung saat mendengar suara ribut dua orang pemuda yang meluncur dengan trolly belanjaan dari arah pintu belakang supermarket. Seorang pemuda di dalam troly berkali-kali mengumpat di sela tawa, dan pemuda satunya mendorong dengan brutal, terbahak puas. Trolly berhenti tepat di depan mobil hitamnya. "Anjing! Jeno kalo gue jantungan gimana?!" si pemuda dalam trolly keluar dengan tangan memegang dada. "Gak kuat gue, Bi. Komuk lo, anjir!" Pemuda yang dipanggil Jeno itu masih terbahak sampai terbatuk-batuk. Mata sipitnya menghilang menjadi segaris, saat bibirnya tertawa lebar. Si pria dalam mobil tertegun, memandang lurus. "Jeno..."
Delam 1999 (Selesai)  by Imajinati
Imajinati
  • WpView
    Reads 935,093
  • WpVote
    Votes 59,289
  • WpPart
    Parts 86
**Jangan plagiat nyerempet copy paste** Butiran debu
ERSAGA (Selesai)  by Imajinati
Imajinati
  • WpView
    Reads 163,130
  • WpVote
    Votes 16,905
  • WpPart
    Parts 33
**Jangan plagiat nyerempet copy paste** Tentang Ersaga Dior dan dua Saudara Er nya.
Januari by sebaitrasa
sebaitrasa
  • WpView
    Reads 245,731
  • WpVote
    Votes 28,599
  • WpPart
    Parts 31
Katanya, Januari adalah awal. Dan ternyata benar. Januari adalah bagaimana ia kehilangan dan kemudian dipatahkan. Januari adalah bagaimana semesta memperkenalkan ia pada hari-hari panjang menyedihkan, sebelum akhirnya mempertemukan ia pada bahagia yang sempat hilang. Ini adalah cerita tentang Januari, sosok kesepian yang tidak pernah punya pilihan. Si hangat mentari yang terabaikan. Si penikmat hujan yang masih terus menunggu seseorang untuk menuntunnya pulang.
EGO (Selesai)  by Imajinati
Imajinati
  • WpView
    Reads 387,287
  • WpVote
    Votes 32,067
  • WpPart
    Parts 38
**Jangan plagiat nyerempet copy paste** Hidup semaunya sendiri. Membangkang. Keras kepala. Dan terakhir ... pergi begitu saja. Sombong sekali! Lupa akan semesta yang bisa menghempas tanpa peduli.
PUNK (Selesai)  by Imajinati
Imajinati
  • WpView
    Reads 539,036
  • WpVote
    Votes 66,372
  • WpPart
    Parts 97
**Jangan plagiat nyerempet copy paste** Pernah dengar tentang cerita seorang anak haram, anak hasil selingkuhan, atau anak yang tak diinginkan, yang dibenci, dicaci, diperlakukan seenaknya. Tapi dia hanya menerima saja, tetap bersikap baik walaupun telah diinjak, ditampar, dihajar? Heiii!!!!! Kadang gemas tidak, sih? Mari kita berkenalan dengan Prameswada, seorang anak yang bernasib sama, tapi dia bukan orang yang rela diinjak. Seperti motto hidupnya: Hiduplah minimal kayak tahik! "Kalo diinjek, ya injek balik! Jangan diem bae! Masa kalah ma tai. Tai aja kalo diinjek bikin nyesel orang yang nginjek. Ya, minimal lu idup kek tai gitu." Kata-kata khas yang keluar dari mulut seorang Pang.