Bacaan
5 stories
The Room Eight  by harutOOOOKKKK
harutOOOOKKKK
  • WpView
    Reads 7,060
  • WpVote
    Votes 643
  • WpPart
    Parts 16
"sebenarnya apa yang terjadi malam itu?" "kematian mashidam terlalu mendadak" "mereka pergi dengan tidak wajar" kematian 2 Anggota treasure meninggalkan banyak pertanyaan, bagaimana keduanya yang izin untuk keluar membeli makana tiba-tiba ditemukan tidak bernyawa di dalam ruangan nomor 8, pada tanggal 8 November 2022. Namun mereka tidak sadar, malapetaka terus mengikuti mereka. "SIAPA SIH LU NJING? LU ADA DENDAM APA SAMA GUE DAN TEMEN TEMEN GUE"
LIRIK LAGU TREASURE by jycuft
jycuft
  • WpView
    Reads 359,711
  • WpVote
    Votes 12,820
  • WpPart
    Parts 54
FIND YOUR TREASURE 💎 [MINI ALBUM LOVE PULSE] lengkap ✅️
[3] sadewa siblings :: nct 00 line by lechyya
lechyya
  • WpView
    Reads 9,636
  • WpVote
    Votes 1,343
  • WpPart
    Parts 11
ft. oc, part of dreamies project "teteh janji, teteh bakal jadi kakak yang baik buat kalian." "teh tumben... gua jadi terha--" "TAPI BO'ONG." "brengsek." bagi si kembar, disaila adalah dunianya. start: october 24 2020
My Everything || NCT dream [SUDAH TERBIT] by bshskosufhf
bshskosufhf
  • WpView
    Reads 2,062,311
  • WpVote
    Votes 250,268
  • WpPart
    Parts 37
"Markeu hyung, Jisung mau tanya..." "Mau tanya apa?" "Jisung ingin buat puisi tentang saudara, tapi saem menyuruh untuk menerjemahkannya ke dalam bahasa inggris. Jisung, kan sangat sayang sama hyung. Hyung itu segalanya bagi Jisung. Ohh! Segalanya bagiku itu bahasa inggrisnya apa, hyung?" "My Everything." Tentang si bungsu yang dibenci dunia, dan membenci dunia itu sendiri. Bahkan, untuk memberi cinta pada dirinya sendiri pun, Jisung tak mampu. "Jangan dekati aku anak pembawa sial." "Menjijikan!" "Seorang pembunuh tetaplah pembunuh." "Dan seorang pembawa sial, akan tetap sial seumur hidupnya..."
1| LOSE IN MAY 1999 [END] by disadiss0
disadiss0
  • WpView
    Reads 1,328,186
  • WpVote
    Votes 207,776
  • WpPart
    Parts 22
Ini kisah kota yang mengalami banyak duka pada insiden jatuhnya pesawat Air 1125, 21 Mei 1999. Kepada yang kuat meninggalkan Bumi tanpa salam berpisah. Kepada bayangnya yang tak lagi mencerat di bawah Matahari benderang. Kepada hadirnya yang tersisa hanya kenangan. Tinggalkan jejak mu ditanah, namun jangan tinggalkan kenangannya. Karena yang telah terjadi, sudah seharusnya diingat. Sebab banyak cerita bahagia yang perlu kamu genggami perihalnya. Demikian juga cerita yang melukai. Itu merupakan dasaran jalan mu menempuh akhir bahagia yang tidak terlihat. Ada kesempatan lama, ketika Semesta mempertontonkan kita sebagai satuan yang berhubungan. Kini sudah waktunya, Semesta mengakhiri kisah ini dengan kehilangan.