OOO
2 stories
AMOUR (Mr. Pradipta) by its_babypanda
its_babypanda
  • WpView
    Reads 865,792
  • WpVote
    Votes 38,421
  • WpPart
    Parts 36
Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?
Dear Suamiku: Jangan Lupa Banyak Bicara Hari Ini  by SafeDee
SafeDee
  • WpView
    Reads 1,923,497
  • WpVote
    Votes 169,911
  • WpPart
    Parts 48
Saudari Naomi Priska Sastraperwira, maukah kamu melihat saya setiap bangun tidur? Lalu ketika pulang kerja, eh ada saya lagi, saat makan malam, saya muncul lagi. Begitu mau tidur, ternyata saya lagi yang disamping kamu. Ketika kamu lagi PMS dan nggak ada yang bisa ditonjok, terpaksa kamu bisa menonjok saya. Saya yang akan mencarikan kamu mangga manis waktu ngidam, bantuin kamu mandiin bayi dan ganti popok dan jaga malam, berdiskusi dengan saya soal tempat sekolah sampai universitas dan lain-lain, dan lain-lain. Sampai nanti kamu cabutin uban saya. Oh, buatkan kopi atau teh atau susu juga, menemani saya lembur atau nonton bersama. Bertengkar sesekali waktu dengan saya. Ngomel karena saya sering lupa naruh handuk di tempatnya. Bantuin saya mencari kaus kaki setiap pagi. Intinya, maukah kamu berbagi dan menjalani waktu bersama saya. Maukah kamu menikah dengan saya?