ciaodream
- Odsłon 21,568
- Głosy 3,457
- Części 33
Huruf-huruf itu terus berlarian, Alfa kelelahan mengejar. Ekspetasi papa ikut berhamburan, Alfa hampir mati menggapainya. Bisakah ia menciptakan alphabet-nya sendiri? Tak perlu terbaca, tak perlu tertulis. Dan tak perlu pengorbanan untuk semua yang di luar kuasanya.
"Alfa gak bodoh pa, dunia yang memaksanya mengikuti paradigma."
[Sekedar fiksi dan tidak ada kaitannya dengan kisah hidup siapapun]
@listmine, 2024