nuezchan
Dia yang dijuluki gunung es dikelasnya sedang terpuruk atas kepergian orang tersayangnya. Selalu merasa bersalah pada diri sendiri dan menutup diri atas kematian orang itu, tiga bulan yang lalu saat dia meninggalkannya sendiri untuk study, tanpa dia ketahui orang itu telah pergi ketempat yang jauh dengan hanya meninggalkan sebuah buku diary usang disudut kamar yang dingin dan gelap tanpa pemiliknya yang dulu.
"Aku berikan buku ini padamu sebagai tanda bersalah telah meninggalkanmu, walau aku tidak disisi mu lagi tapi, perjalanan kita akan tetap abadi selamanya"
Kata yang tertulis dihalaman paling belakang buku tersebut.