Badaboy7171
Kata Umika, "Jatuh cinta adalah beban berat yang harus dijalani dengan serius, karna bisa berpengaruh seumur hidup"
Dan ia berjanji tak akan mengulangi kesalahannya di masa lalu, karna telah mencintai orang lain sebelum ia bisa mencintai dirinya sendiri.
Penyakit mental yang banyak orang derita tanpa mereka sadari adalah "Sulit mencintai diri sendiri". Realistis saja, kondisi ini biasanya terbentuk oleh pola pikir rendah hati yang berusaha diterapkan namun berlebihan dan juga disebabkan lingkungan yang Toxic.
Mungkin ada benarnya, orang yang mengapresiasi keberhasilanmu adalah orang yang jauh dari sekelilingmu. Bahkan tak luput beberapa anggota keluargamu juga kurang mengapresiasi apa yang kau raih. Walaupun tak semuanya demikian.
Dan bukan berarti orang yang berada di lingkungan penuh dukungan tak dihinggapi penyakit itu. Selalu merasa tak pantas, selalu merasa pantas disakiti, selalu menyalahkan diri sendiri, dan menyesali takdir, hanya akan membuat orang lain semakin tak menghargai dirimu.
Fatalnya, terkadang banyak pula orang yang yang sama sama tak mencintai dirinya itu berteman dengan akrab. Tak akan ada yang menyadarkan mereka atas betapa berharganya diri setiap orang. Atau bahkan ada pula orang yang malah mendahulukan orang lain daripada dirinya.
Begitupun dalam membangun sebuah komitmen. Menggantungkan kebahagiaan pada pasangannya hanya akan merusak hubungan yang terjalin.
Jatuh cinta juga butuh berfikir, jangan naif pada dirimu sendiri dengan membuat Statement, "Aku bahagia melihat dia bahagia".
Jangan mau membuka hatimu sebelum kamu lulus dalam mencintai dirimu sendiri.
Ingat!!!
Jangan pernah menggantungkan kebahagiaan kepada siapapun, kecuali pada dirimu sendiri. Karna kamu tidak bisa mengontrol perasaan orang lain, tapi kamu bisa mengontrol perasaanmu sendiri.