siskabluehour
- Leituras 30
- Votos 0
- Capítulos 9
Kagumku padanya bukan tentang memiliki. Ia adalah sosok yang jauh dariku-santri, mahasiswa, anak seorang ustadz-yang akhlaknya memancarkan ketenangan dan keshalihan yang jarang kulihat dalam hidup. Umur kami terpaut tujuh tahun, jarak dan waktu memisahkan, namun rasa kagum ini tetap hidup, murni, dan suci. Setiap langkahnya menjadi cermin bagiku, setiap senyumnya menjadi inspirasi, dan setiap geraknya adalah pelajaran tentang sabar, ikhlas, dan meneladani kebaikan. Dari jarak yang ada, dari sepertiga malam yang hening, aku menaruh harap dan menitipkan doa hanya kepada Allah. Bukan untuk memaksa takdir, tetapi untuk menjaga kagum tetap suci, hati tetap murni, dan langkahku tetap benar.
Cerita ini adalah catatan tentang bagaimana kagum bisa menjadi doa, rindu bisa menjadi pelajaran, dan inspirasi bisa hadir dari jarak. Sebuah perjalanan hati yang belajar pasrah, meneladani, dan menyimpan harap pada Yang Maha Mengatur.