Jeshine 🐻 TRANSMIGRASI
5 stories
Second Chance by _jeshine7
_jeshine7
  • WpView
    Reads 32,404
  • WpVote
    Votes 1,483
  • WpPart
    Parts 55
Rasa sakit itu seharusnya sudah berakhir. ​Tiffany masih ingat bagaimana paru-parunya terasa menyempit, bunyi konstan alat medis yang memuakkan, dan dingin yang perlahan merayap dari ujung kakinya saat nyawanya terenggut. Kegelapan adalah satu-satunya hal yang ia nantikan sebagai peristirahatan. ​Namun, kegelapan itu pecah oleh sebuah sentakan. Hello besttie shine 🐻💗❤‍🔥 Bantu vote dan koment yg membangun ya besttt ini cerita terbaru ku selanjutnya 🐣💗 happiness for you readers ❤❤❤❤
Transmigrasi yg aneh?  by _jeshine7
_jeshine7
  • WpView
    Reads 15,025
  • WpVote
    Votes 425
  • WpPart
    Parts 46
Aku harumi masuk ke sebuah novel berjudul "Obsesi" dan aku menjadi sang antagonis yg pensiun dini. seluruh jalan cerita novel ini berubah ketika aku memasukinya? Apa maksud nya ini semua? Astaga
The last Shinee by _jeshine7
_jeshine7
  • WpView
    Reads 2,279
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 25
​Di depan pagar rumah sebelah, keluarga Ezekiel sudah menunggu dengan senyum lebar. Ethan Vier Ezekiel dan istrinya, Zoya Letisha Adeola, menyambut mereka seperti saudara yang sudah lama tak bertemu. ​"Viola! Sadewa! Akhirnya kita tetanggaan juga!" seru Mommy Zoya sambil memeluk sahabat kuliahnya itu. ​Mata Zoya tiba-tiba tertuju pada sosok balita cantik berusia 3 tahun yang digendong Viola. Balita itu berkulit bersih, bermata bulat bersinar, dan rambutnya dikuncir dua. ​"Ini... ini bungsu kalian?" tanya Zoya dengan suara bergetar. ​"Iya, ini Shine Alesha Archandra. Panggilannya Shine," jawab Viola lembut. ​"Tae, sini! Kenalan sama adek baru kamu," panggil Daddy Ethan. ​Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dengan wajah dingin namun tegas mendekat. Itulah Calvin Taechilles Ezekiel (Tae). Dia menatap Shine kecil dengan rasa ingin tahu. ​"Halo, adek Shine," ucap Tae singkat. ​Shine kecil tertawa, tangannya yang mungil menarik-narik ujung kaos Tae. "Kakak... Kakak Tae!" celotehnya. ​Siapa yang sangka, dari pegangan tangan kecil itu, tumbuh sebuah perasaan yang nantinya akan menjadi duri. ​Lalu, sebuah malam mengubah segalanya. ​Tanpa ada yang tahu, Shine terbangun dari sebuah mimpi buruk yang terasa terlalu nyata-sebuah mimpi tentang kematian yang sunyi di kedalaman air. Ia terbangun bukan sebagai Shine yang haus akan pengakuan, melainkan sebagai jiwa yang telah melihat "akhir" dan memilih untuk kembali dengan membawa kedamaian. Shine berubah. Singa betina itu mendadak menjadi mawar yang lembut, menebar wangi kebaikan di panti asuhan, merangkul mereka yang dulu ia remehkan, dan memaafkan masa lalu yang kelam. ​