IbnuFadilah7
"Jangan menangis, Alice!"
Kata-kata yang aku ucapkan membuatnya terkejut dan berhenti menangis.
"Jangan menangis"
"Genggam tanganku, aku akan membawamu kemanapun yang kau mau"
Tangisannya membuatku ingin menenanginya walaupun aku harus berbohong sekalipun
"Baiklah (sembari mengusap air mata), kalau begitu maukah kamu membawaku ke-"
Namun setelah itu kebohongan yang kuucapkan kepada dia, membuatku serius ingin membawanya kemana saja.