BlackHeaven_
- Reads 168,946
- Votes 2,580
- Parts 6
Aurelia Solstice, gadis cantik kelas 11 dengan baju seragam putih yang bersih, melangkah pulang sepanjang trotoar senja. Sinar matahari sore memantul di rambutnya saat dia menyebrangi gang sempit yang sepi.
Tiba-tiba, bau besi lembab menyebar. Di sudut gelap, seorang pria berjas hitam berdiri di depan dua orang yang terjatuh, tangannya memegang benda yang berkilat. Tetesan merah menetes ke tanah.
Aurel terbebani napas, tubuhnya gemetar. Pria itu memutar kepala perlahan, matanya gelap seolah malam menatapnya langsung. Senja yang berwarna oranye-ungu melapisi adegan itu-kontras yang menyakitkan bagi pandangannya. Dia terjebak di situ, antara keinginan lari dan ketakutan yang membuatnya beku.