alviooooooooo
- Reads 5,215
- Votes 406
- Parts 10
Sinopsis
.
.
.
.
.
.
.
.
Mereka saling mencintai.
Tapi dunia memutuskan itu salah.
Setelah semua kekacauan di pesantren
bisik-bisik orang, amarah keluarga, tatapan yang menghakimi,
dan air mata yang rasanya gak pernah benar-benar kering...
Kiel akhirnya pergi.
Bukan karena perasaannya habis.
Justru karena terlalu besar, sampai dunia terasa terlalu sempit buat mereka berdua.
Rayyan tetap di sana.
Menjadi anak kyai yang dibanggakan.
Menjadi sosok yang diharapkan kuat, tenang, dan patuh.
Semua berjalan seperti yang seharusnya.
Kecuali satu hal
hatinya tertinggal pada seseorang yang bahkan tak pernah diizinkan untuk ia miliki.
Waktu berjalan.
Mereka tumbuh. Mereka terlihat baik-baik saja.
Hidup terus bergerak, seolah tak pernah ada yang patah.
Tapi ada satu hal yang tak pernah ikut berubah:
satu nama yang masih sama, diam-diam disebut dalam doa masing-masing.
Kiel belajar menjalani hari tanpa menoleh ke belakang.
Rayyan belajar tersenyum tanpa memperlihatkan luka.
Padahal, jauh di dalam, cinta yang dulu dipaksa berakhir itu... tak pernah benar-benar selesai.
Dan ketika takdir mempertemukan mereka lagi,
mereka bukan lagi dua remaja yang hanya bisa menangis dan pasrah pada keadaan.
Kali ini mereka punya pilihan.
Tetap menunduk pada dunia yang tak pernah mengerti,
atau akhirnya berdiri
dan memperjuangkan cinta yang dulu tak pernah bisa mereka lafazkan.
Karena mungkin...
cinta mereka bukan salah.
Hanya lahir di tempat yang belum siap menerimanya.