fav
22 stories
Romo, barong mu lepas lagi! by nxre_o
nxre_o
  • WpView
    Reads 55,114
  • WpVote
    Votes 7,602
  • WpPart
    Parts 9
Di Wringintama, orang-orang percaya bahwa barong bukan sekadar kesenian. Ia hidup. Gestara Laksamana-atau yang lebih sering dipanggil Gesta-tidak pernah berniat tinggal lama di kota pinggiran itu. Namun sejak kepindahannya, hal-hal aneh mulai terjadi di sekelilingnya. Suara gamelan terdengar setiap tengah malam, hujan selalu turun saat ia melintasi padepokan tua, dan seseorang... atau sesuatu... terus memanggilnya dengan sebutan "biyung." Semua bermula ketika Gesta bertemu Jairo Bausastra, pewaris Padepokan Singo Wlaras sekaligus Romo penjaga roh barong bernama Pasupati. Jairo dikenal tenang, dingin, dan terlalu dihormati warga. Sementara Pasupati adalah kebalikannya-roh barong tengil yang suka berkeliaran di atap rumah, mengganggu warga, dan membuat satu kota ketakutan. Anehnya, makhluk itu justru lengket pada Gesta. Sejak pertemuan pertama mereka, Pasupati menganggap Gesta sebagai biyungnya-pasangan spiritual yang dipilih langsung oleh adat kuno Wringintama. Sebuah ikatan yang tidak bisa ditolak, apalagi diputus. Masalahnya, Gesta tidak percaya tradisi aneh itu. Ia hanya ingin hidup normal. Tetapi semakin ia mencoba menjauh, semakin kuat Pasupati mengikutinya. Dan ketika rahasia lama tentang ritual "Nyanjang Barong" mulai terungkap, Gesta menyadari satu hal: Yang selama ini mengikat dirinya dengan Jairo bukan sekadar adat. Melainkan segel untuk menahan sesuatu yang jauh lebih mengerikan daripada roh barong itu sendiri. 𝗪𝗔𝗥𝗡𝗜𝗡𝗚!! 𝗗𝗜𝗟𝗔𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗠𝗘𝗟𝗔𝗞𝗨𝗞𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗚𝗔𝗟𝗔 𝗛𝗔𝗟 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗕𝗘𝗥𝗦𝗔𝗡𝗚𝗞𝗨𝗧𝗔𝗡 𝗗𝗘𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗣𝗟𝗔𝗚𝗜𝗔𝗥𝗜𝗦𝗠𝗘!!
+4 more
MANDRAGUNA by Arashii63
Arashii63
  • WpView
    Reads 562,613
  • WpVote
    Votes 49,491
  • WpPart
    Parts 70
​"Gue ini mahasiswa kedokteran, bukan dukun santet! Lepasin!" ​"Sihir macam apa yang kau pakai, Siluman Pucat? Jika kau berani bergerak sedikit saja, lehermu akan terpisah dari badan!" ​Niat hati ingin melepas penat setelah dihajar ujian kedokteran semester tujuh, Arkan Winata justru terlempar melintasi waktu ratusan tahun ke masa lalu akibat sebuah benda antik misterius. Sialnya, ia tidak mendarat di pasar atau di tengah hutan... melainkan tepat di atas ranjang peraduan Gusti Agung Banyu Mandraguna, Raja Nusantara Kuno yang terkenal berdarah dingin dan tak kenal ampun. ​Disangka sebagai pembunuh bayaran, nyawa Arkan nyaris melayang di malam pertamanya. Namun, saat sebuah insiden mematikan terjadi di istana, Arkan terpaksa mempertaruhkan nyawanya. Bermodal nekat, bahasa gaul Jakarta, dan ilmu kedokteran modern di tengah peradaban yang masih percaya klenik, Arkan berjuang menepis tuduhan tersebut. ​Tanpa sengaja, insting medisnya justru mengubah nasib Arkan dari seorang pesakitan menjadi Tabib Istana. Hari-hari yang dipenuhi adu mulut beda zaman dan omelan medis perlahan membuat sang Raja yang kaku mulai menaruh perhatian ganjil pada pemuda asing itu. ​Namun, bertahan hidup di keraton kuno tidak semudah kelihatannya. Di balik dinding istana yang megah, intrik politik yang tajam dan musuh dalam selimut diam-diam mengintai. ​Semakin lama Arkan menetap, semakin dalam hatinya tertawan oleh pesona sang Raja. Namun, sampai kapan seorang pemuda dari masa depan bisa bertahan di masa lalu? Dan apa jadinya jika hati yang seharusnya hanya singgah, kini terikat kuat pada ruang waktu yang salah? @Arashii2026
PEPINDHAN: Wadana lan Soca by Tuuyyuulll
Tuuyyuulll
  • WpView
    Reads 401,468
  • WpVote
    Votes 51,481
  • WpPart
    Parts 28
📌 BACA SEASON 1 TERLEBIH DAHULU [NITI WADAH: Sang Titisan Barong] PEPINDHAN: Wadana lan Soca "Satu rupa untuk dilihat, satu mata untuk merasa." [CERITA INI MURNI PEMIKIRAN SENDIRI. KALAU ADA KESAMAAN ALUR, KATA, LATAR, ATAU NAMA TOKO ITU TIDAK DI SENGAJA]
TAKDIR DIO HANIM by NaylaWynne
NaylaWynne
  • WpView
    Reads 555,267
  • WpVote
    Votes 62,485
  • WpPart
    Parts 73
Dio Hanim mengalami masalah besar yang berpotensi mencoreng nama baik keluarganya. Media memburunya tanpa henti, dan demi menyelamatkannya dari kurungan opini publik maupun jeruji besi, orang tua Dio mengambil langkah besar. Mereka mengirim Dio jauh dari sorotan dunia... menyamar menjadi guru relawan di sebuah desa terpencil. Namun, kehidupan di desa itu bergerak jauh di luar dugaan Dio. Hal-hal mistis yang selama ini tidak pernah benar-benar ia percayai ternyata benar-benar ada. Bukan hanya sekadar terjadi, melainkan juga mengikutinya, seolah-olah menjadikan Dio sebagai pusat dari semuanya. Perlahan, tanpa ia sadari, Dio terseret ke dalam sebuah permasalahan besar bersama seorang pria bernama Danang. Seorang pria dingin, kaku, dan menakutkan, dengan sejuta rahasia yang sengaja dia sembunyikan. Awalnya, keterikatan mereka terbentuk karena masalah yang melingkupi Danang. Namun semakin dalam mereka mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi, Dio mulai menyadari satu hal yang mengerikan, permasalahan ini bukan hanya milik Danang. Masalah itu juga miliknya. Dan semakin dekat Dio pada kebenaran, semakin jelas bahwa tidak ada jalan untuk mundur. Apa pun yang terjadi kepada mereka telah mengikat mereka berdua, dan hanya dengan menghadapinya bersama, semua ini bisa berakhir, atau justru menelan mereka sepenuhnya.
berawal dari desa  by hyunjin321b
hyunjin321b
  • WpView
    Reads 1,571
  • WpVote
    Votes 115
  • WpPart
    Parts 6
senja Bocah uring-uringan yang selalu membuat onar kini di kirim ke desa tempat om nya berada untuk belajar mandiri dan disiplin awal nya sulit tapi perlahan dia terbiasa akan ke suasana desa.dia juga di pertemukan oleh damar orang yang bisa menjinakkan nya.dan selalu sabar menghadapi sikap senja #bllokal #damar top #senja bot okee ini cerita pertama aku dan cerita nya.cerita gabut hehe
MT. GEDE  by fffahhra
fffahhra
  • WpView
    Reads 350,304
  • WpVote
    Votes 19,712
  • WpPart
    Parts 101
Berawal dari keangkuhan seorang pentolan SMA 96 Bogor yang ceroboh, sebuah tindakan sepele di bawah bayang-bayang Telaga Biru berubah menjadi mimpi buruk yang tak masuk akal. Di jalur angker Gunung Gede, Radika Jeongwoo tidak hanya harus menghadapi dinginnya udara dan tajamnya lisan sang rival, Haruto dari SMA 73 Bogor, tapi juga sebuah kutukan yang menghancurkan nalar dan harga dirinya. ​Saat malam turun dan kabut menyelimuti rimbanya, sesuatu yang tersembunyi di balik pepohonan mulai menuntut balas, meninggalkan Radika dengan rahasia memalukan di balik jaket gorpcore-nya. "...Gue harap ini cuma mimpi." "Bro... kenapa dari dada lo keluar...?" Ketika kencing sembarangan berbuah ASI di tengah hutan. Siapkah Radika Jeongwoo menjadi 'Ibu' di Puncak Gede? warning! • Fiksi • Boys Love [bxb] • Mature content • Male Pregnant [M-preg] • Boypussy • Harsh word [non baku]
NITI WADAH: Sang Titisan Barong by Tuuyyuulll
Tuuyyuulll
  • WpView
    Reads 870,491
  • WpVote
    Votes 90,868
  • WpPart
    Parts 36
Di setiap putaran reinkarnasi, hanya sang raksasalah yang mengingat semuanya. Ia rela membelah dan memotong bagian tubuhnya, rela melepas manifestasi emosinya, serta rela mencongkel jantungnya sendiri agar sang belahan jiwa bisa bereinkarnasi kembali. ​Terhitung sudah seratus kali reinkarnasi, dan seratus kali pula mereka gagal melakukan penyatuan. Mereka akan terus terjebak dalam putaran reinkarnasi tiada akhir sampai penyatuan itu dapat dilakukan. ​"Nimas, Mustikaning Ragaku."
Sesaji Suryo by aubrietha
aubrietha
  • WpView
    Reads 486,083
  • WpVote
    Votes 38,646
  • WpPart
    Parts 53
Sharaz Sahardian, seorang admin marketing yang baru saja dipecat hidup dengan garis-garis presisi dan logika, terpaksa kembali ke tanah leluhurnya, Desa Akar Langit, demi sebuah urusan warisan. Namun, ia tidak menemukan sebidang tanah atau bangunan tua, melainkan sebuah hutang nyawa yang ditinggalkan oleh kakeknya-sang Tetua Besar. Sebuah janji darah puluhan tahun lalu menuntut cucu pertama sang kakek untuk menjadi sesaji, menjadi mempelai bagi Penjaga Akar Langit, Pradja Maheswara. Demi meredam amarah roh matahari, Suryo.
Cahaya di Tengah Nirwana by Cidengg
Cidengg
  • WpView
    Reads 36,735
  • WpVote
    Votes 4,952
  • WpPart
    Parts 23
Di antara hamparan langit surgawi, ada satu nama yang jarang sekali dipanggil dalam doa, Lian Hua, sang Dewa Bayangan Alam. Tak banyak manusia yang mengenalnya, bahkan para dewa pun sering lupa bahwa ia masih menjaga penjuru dunia. Tugasnya sederhana namun sunyi: menuntun roh-roh yang tersesat agar menemukan jalan pulang. Ia bukan dewa perang, bukan pula dewa kemakmuran. Ia hanyalah penjaga di antara terang dan gelap-bayangan lembut di bawah kelopak teratai putih. Namun Lian Hua tak pernah mengeluh atas pangkatnya yang kecil. Bagi dirinya, melihat satu jiwa tersenyum tenang sebelum lenyap ke alam baka sudah cukup menjadi anugerah. Lembut, tenang, dan penuh welas asih, itulah dirinya. Sebuah ketenangan yang lahir dari masa lalunya sebagai kultivator fana, yang beruntung mencapai kedewaan melalui kesucian hatinya, bukan kekuatan atau ambisi. Hari itu, langit surgawi bergemuruh. Aula utama para dewa diselimuti cahaya suci-seorang kultivator baru naik menjadi dewa. Semua entitas surgawi diwajibkan hadir untuk menyambutnya, dan Lian Hua berdiri di barisan belakang bersama para minor god lainnya. Dari tempatnya, ia hanya bisa melihat siluet sang dewa baru di tengah aula-tinggi, tegap, diselimuti aura yang dingin namun memikat. Bisik-bisik di antara para dewa terdengar samar, menyebut bahwa dewa baru itu memiliki kekuatan yang belum pernah terlihat di kalangan minor god. Lian Hua berjinjit, mencoba menembus pandangan lautan cahaya itu dan di saat itulah mata mereka bertemu. Sekilas, hanya sesaat. Namun dari tatapan itu, Lian Hua tahu... ada sesuatu yang berbeda. Aura yang asing, seperti badai di balik keheningan dan samudra di bawah api surgawi. Nama yang bergema di hatinya saat itu; Tian Zhen. Dan sejak hari itu, nasib sang Dewa Teratai yang dilupakan perlahan berubah.
Sada Manah by MabokKecubung
MabokKecubung
  • WpView
    Reads 7,519,312
  • WpVote
    Votes 606,786
  • WpPart
    Parts 99
Lengkara Setya menganggap Nanda Adiguna Maharaja adalah perusak hubungan-perebut kekasihnya. Namun apa jadinya lelaki yang ia benci setengah mati justru malah menikah dengannya karena sebuah tradisi? ⚠ Mpreg, bl