10_klandestin
Tak ada yang tahu persis peristiwa apa yang membuatnya takut dengan hujan, dan tak ada juga yang mengetahui mengapa ia sangat menyukai pesisir lautan
"Jika di dunia takdirku memang tak pernah bahagia, maka letakkan saja aku dalam dekapmu, tuhan.."
Kepindahannya adalah proses menemui bahagia, namun indahnya takdir, Tuhan menghadirkannya kembali, dalam seorang yang sama namun berbeda
_
"Kenapa harus aku?"
"Pembunuh kayak lo memang pantas di giniin"
Apa? Bohong jika Lune tak sakit hati, bahkan sekarang seluruh tubuhnya terasa remuk hingga hancur. Percuma mencari pembelaan jika kepercayaan tak bisa di dapatkan. Ia melangkah pergi
"Sam, gue memang lebih jahat dari lo, dan se jahat jahatnya gue ga pernah ngeluarin kata sampah kayak lo tadi, dia cewek, Samudra"
"Jangan nyesal, kalau suatu hari lo nggak pernah bisa ngeliat dia ada disini, lagi."
*
*
[Wajib follow akun ini selaku penulis]
[Don't Plagiarize!]
[100% Own Work]
_
HAPPY READING!
_
Start ; 20-12-24