selaksa_pelita
Adil bukan berarti sama. Kalimat itulah yang selalu digumamkan gadis itu berulang-ulang.
Eira tahu benar bahwa terlahir sebagai anak kembar tidak serta merta membuat kapasitas takdirnya serupa dengan Eila. Namun, sebagai manusia dan orang yang tumbuh besar bersama, Eira tidak bisa menyangkal bahwa beberapa hal membuatnya merasa kecewa. Kenapa bukan dia yang mendapatkannya?
"Aku berusaha mati-matian buat nerima semuanya, tapi kalau akhirnya harus aku lagi yang mengalah, salah kalau aku marah?"
10.01.23