as soon as possible 🌼
31 stories
Karena Terkadang, Pahit Justru yang Paling Menyembuhkan by SantyDiliana
SantyDiliana
  • WpView
    Reads 5,019
  • WpVote
    Votes 499
  • WpPart
    Parts 16
"Di Jakarta, cinta adalah variabel terakhir dalam rumus kehidupan. Jika mengorbankan satu nama di hati bisa menyelamatkan seluruh nama di kartu keluarga, maka Nika akan melakukannya tanpa menoleh ke belakang." Bagi Nika (28), Jakarta bukan tentang lampu gedung yang berkilau atau brunch estetik di Senopati. Jakarta adalah aroma besi gerbong KRL pukul enam pagi, tumpukan spreadsheet yang seolah menghisap nyawanya, dan saldo M-Banking yang hanya sekadar mampir sebelum ludes untuk biaya ini dan itu. Sebagai anak sulung, Nika sudah lama lupa cara menjadi manusia. Ia adalah mesin uang bagi Ibunya dan paspor masa depan bagi Elsan, adik laki-lakinya yang sedang menempuh studi di Bandung. Nika percaya, semua lelah ini akan terbayar lunas saat adiknya itu sukses nanti. Namun, tepat di saat Nika hampir mencapai ambang batas kekuatannya, sebuah "bom" meledak dari arah yang paling tidak ia sangka. Sebuah kabar dari Elsan seketika meruntuhkan seluruh fondasi hidup yang Nika bangun dengan keringat dan air mata selama bertahun-tahun. Di tengah caci maki Tante Euis dan tuntutan Ibu yang memaksanya kembali menjadi martir demi nama baik keluarga, Nika dihadapkan pada dua persimpangan yang menghimpit: AKSA (28), rekan sekantor yang tahu persis letak lecet di kaki Nika. Ia menawarkan sepasang sepatu agar Nika nyaman berjalan di atas aspal yang keras. Aksa adalah ketulusan yang tidak memiliki daya tawar di depan tagihan kontrakan rumah, namun ia adalah satu-satunya orang yang memanusiakan rasa lelah Nika. SATRIA (30), pria mapan dengan aroma kenyamanan dan kemewahan. Ia adalah pelampung instan untuk dirinya dan keluarga yang nyaris tenggelam. Bersama Satria, Nika tak perlu lagi merasakan beceknya gang kontrakan dan nyinyiran keluarga besar, tapi ia harus merelakan hatinya mati. Nika lalu belajar satu kebenaran yang paling getir: Bahwa bakti dan kebahagiaan diri sering kali tidak bisa tinggal di bawah atap yang sama.
Light Your Way Home by artsahi
artsahi
  • WpView
    Reads 14,878
  • WpVote
    Votes 1,432
  • WpPart
    Parts 14
Ugi dan Sabina bagaikan dua bagian dari satu jiwa. Mereka berbagi dunia yang di mana hanya mereka yang mengerti tentang apa yang ada di dalamnya. Namun apa yang mereka miliki adalah paradoks. Semakin mereka mengambil langkah untuk mendekat pada satu sama lain, semakin mereka merasa dunia itu mulai retak. Mereka berdiri, terpaku oleh kenyataan bahwa bahagia mereka bisa saja menjadi alasan bagi segalanya untuk runtuh.
Trap You Instantly by killmill77
killmill77
  • WpView
    Reads 31,696
  • WpVote
    Votes 4,000
  • WpPart
    Parts 5
Ada dua keputusan paling konyol yang pernah Maura buat demi Virgo. Pertama, kuliah di kampus tempat ibunya Virgo mengajar, dan kedua, ngekost di rumah lelaki itu. Rencana besarnya? Dekat-dekat lalu jatuh cinta pelan-pelan. Realitanya? Virgo malah pergi ke luar negeri, dan Maura terjebak bersama ibunya yang jadi dosen pembimbing super ketat sampai-sampai kelulusannya ikut ngaret. Lima tahun kemudian, Virgo akhirnya kembali. Tak segan-segan, lelaki itu tiba-tiba mengajak Maura berpacaran. Pura-pura berpacaran tepatnya. Virgo ingin menghindari perempuan yang mengejarnya sampai ke kantor barunya. Ya, semoga saja, Virgo tidak tahu kalau Maura mengejar lelaki itu sampai ke rumahnya.
bilang sayang, enggak susah. by Aku-UMI
Aku-UMI
  • WpView
    Reads 198,634
  • WpVote
    Votes 26,954
  • WpPart
    Parts 42
Membaca banyak novel nyatanya nggak menghasilkan apa-apa. Alih-alih ikut mendapatkan ramuan romansa ala fiksi, aku malah terjerumus pada petaka. Mengerikan.
Lie Like This by maulabronte
maulabronte
  • WpView
    Reads 8,394
  • WpVote
    Votes 1,360
  • WpPart
    Parts 9
Akibat kalimat BUKAN SELERA LO BANGET, memicu rasa penasaran Ibel terhadap Pandji. Dua puluh hari pedekate, Ibel akhirnya menerima Pandji sebagai pacar, meski Ibel sendiri nggak tahu dia cinta atau nggak sama Pandji. Ibel meyakini hubungannya dengan Pandji nggak akan bertahan lama. Jelas, Ibel bukan tipenya Pandji, tapi Ibel tetap menjalani hubungan ini hanya semata dapat benefit dari Pandji yaitu inspirasi tulisan-tulisan untuk novelnya yang ia jual di akun daring. Pandji tidak tahu peran ganda yang dijalani kekasihnya. Kalaupun suatu saat dia tahu, Ibel sudah siap untuk hal itu.
Keluarga Berencana by Slwapage
Slwapage
  • WpView
    Reads 421,626
  • WpVote
    Votes 32,830
  • WpPart
    Parts 39
Hidup sebagai anak perempuan pertama di kalangan masyarakat kebawah membuat Endang membenci ayahnya. Sangat. Ia bersumpah tidak akan menikah dengan orang seperti ayahnya. Namun sialnya, Endang justru dapat suami persis seperti ayahnya. Lebih parah mungkin jeleknya. Sudah pengangguran, penjudi, pemabuk, sok penguasa pula. Ibarat sifat, semua kejelekan ada di suaminya. Ini tentang Endang dan pernikahan karmanya. Bagaimana wanita itu menghadapi suami cerminan sang ayah? *** Slow update Start: 17 April 2025 End:
Do Not Enter by Ellovv_
Ellovv_
  • WpView
    Reads 470,793
  • WpVote
    Votes 59,107
  • WpPart
    Parts 59
Rasyad hampir tidak mempercayai penglihatannya. Rambut bronze nan badai, kulit mulus licin bak tanpa komedo dan pori-pori, cincin-cincin emas berkilau melingkar di jemari lentik dengan kuku mengkilap seperti hasil medi pedi, belum lagi alis super rapi natural khas sulaman entah dari salon Jepang, Cina, atau Korea itu. Wanita di depannya ini lebih cocok bekerja sebagai model katalog-katalog perhiasan daripada ... PRT! "Gaji segitu udah lebih dari cukup, Bapak. Saya menerima kok. Asal bocil saya juga boleh tinggal di sini ya, Bapaaaak?" *** Memang sudah seharusnya Dhruvi datang ke Surabaya, mengetuk pintu rumah itu, berkenalan dengan pemiliknya, menilik satu per satu hal sebagai bahan pertimbangan sebuah keputusan super besar yang hendak dirinya ambil. Lalu, cukup sampai di situ. Bukannya justru berusaha masuk ke dalam lingkaran laki-laki yang hatinya sudah dikunci mati. Perempuan sebadai ini, semantab ini, seyahud ini, tiba-tiba menjadi pungguk yang merindukan bulan? Yang benar saja!
Speed Dial No. 1 (On Going) by Kaggrenn
Kaggrenn
  • WpView
    Reads 124,358
  • WpVote
    Votes 13,240
  • WpPart
    Parts 28
Kontak siapa yang biasanya orang-orang sematkan untuk panggilan cepat nomor satu mereka? Emergency service? Keluarga? Pasangan? Yang jelas bukan sopir pribadi, kan? ========== Andrea mengalami kejadian tak mengenakkan di Bali, sehingga harus menghentikan gaya hidup nomadennya dan kembali ke Jakarta. Ketika salah seorang sahabat menyarankan untuk mencari sopir part time untuk memudahkan mobilisasi selama masa pemulihan, dia mudah saja mengiyakan. Ehsan hidup bergelimang harta sebagai PNS sultan. Ketika sohib laknatnya (read: Ismail) mengumumkan bahwa ada seorang teman yang membutuhkan sopir part time untuk mengantar jemput ke tempat kerja dan menyebut jika Ehsan adalah kandidat terbaik, karena tempat tinggal serta kantor mereka berdekatan, Ehsan hanya bisa mendengus sebal. Memangnya dia kelihatan melarat apa???
Unfortunately, We Set the World on Fire by sloorps
sloorps
  • WpView
    Reads 11,160
  • WpVote
    Votes 1,066
  • WpPart
    Parts 22
Lima tahun bersahabat, Haira sang juara debat dan Ragil si drummer-merangkap-pendebat tidak pernah berpikir untuk menjalin hubungan lebih. Untuk apa jika tidak ada rasa? Namun, sejak tim mereka didapuk menjadi delegasi kampus untuk debat hukum di Yogyakarta, semuanya mulai berubah. Selama persiapan lomba, Ragil tidak tahu bahwa Haira akan masuk terlalu jauh dalam hidupnya. Begitu pun Haira, yang tidak menyangka hubungannya dengan Ragil berkembang menjadi rasa yang selalu ia takutkan. Rasa yang lebih rentan dan mencekam daripada dihantam lawan di arena debat. Rasa yang muncul saat mereka berdua menyalakan api, membakar satu sama lain tanpa sadar ... hingga dunia mereka ikut hangus. 2026 © A Coming-of-age Romance by Aletha
dimension by keilaira
keilaira
  • WpView
    Reads 18,426
  • WpVote
    Votes 3,299
  • WpPart
    Parts 48
Aya Shannon punya masalah dengan kepalanya. Meski sudah berkali-kali ke dokter, hasilnya selalu normal dan dia dikatakan baik-baik saja. Padahal gadis itu merasa bagai memakai otak setengah pakai yang di-set ulang entah oleh siapa. Suatu ketika, semua anak kelasnya melupakan tugas kimia dan hanya dia seorang yang mengingatnya. Aya sebetulnya sama sekali tidak keberatan, tentu saja. Masalahnya, kali ini dia mengerjakannya sungguh-sungguh yang tidak biasa dia lakukan setiap hari. Dengan kepalanya yang agak aneh, bukankah tidak masuk akal jika dia justru mengingatnya seorang diri? Atau ... sebenarnya sesuatu terjadi dan dia belum mengerti?