Irasuuuu
"Aku tak akan membunuh orang lain lagi, tidak akan..."
Rise melihat pembunuhan tepat di depan matanya. Setelah insiden tiga tahun lalu, Rise sudah bertaubat dan bertekad tak akan membunuh orang lain lagi.
Atau mungkin tidak.
Bau darah pekat masuk ke indra penciuman lelaki itu. Nafsu membunuh mulai menggelegar ke seluruh otaknya. Badannya bergetar hebat seperti orang gila.
"Ah, tuhan begitu kejam"
Tanpa Rise sadari wajahnya sudah membuat ekspresi yang sangat mengerikan.
.
.
.
.
Original story by Irasuuu
Sc Cover : Pinterest