fav
2 stories
Opera Berdarah (Story Series of Six Elves) by EnfysRN
EnfysRN
  • WpView
    Reads 34,922
  • WpVote
    Votes 7,071
  • WpPart
    Parts 72
Kecintaan enam remaja pada gelapnya kasus kriminal pada akhirnya menimbulkan sebuah petaka: kutukan kematian. Terlalu congkak menerima tantangan dari si makhluk kematian, kini mereka tak kuasa hidup selain bergerak diiringi pengetahuan akan letak dan waktu kematian yang akan terjadi kemudian. Pilihan mereka hanya dua: pura-pura buta dan membiarkan semuanya berjalan, atau bongkar kasusnya dan selamatkan si pendosa sebelum Makhluk Kematian yang lebih dulu ambil bagian. Tentu tidak mudah, trik yang dipakai pelaku hampir mustahil terbaca mata. Apakah yang menjadi keputusan si enam sekawan? Kasus mengerikan macam apa yang menanti? Mampukah mereka membongkar kasusnya? Dan--apa kaitan semua kasus ini dengan Makhluk Kematian yang mereka temui di ruang Opera Berdarah? Note: (Kesamaan nama tokoh dan tempat hanya fiktif belaka) Delapan chapter awal cerita ini adalah latar belakang bagaimana bisa Six Elves terseret ke dalam kutukan kematian. Kasus sesungguhnya dimulai dari Case 1 - Garam dan Merica. Silahkan beri vote kalau kamu menyukai cerita ini-dan tentu saja, sebagai penulis aku akan benar-benar berterima kasih kalau kamu mau memberikan komentar sebagai penghargaan. Cheers! Update Rank : #3 untuk Thriller 08/Feb/23 #1 untuk yaindonesia 08/Feb/23 #20 untuk Kematian 08/Feb/23 #3 untuk Kasus 18/May/21 #4 untuk Detective 25/May/21 #6 untuk Case 5/Aug/20 #7 untuk Cerita Misteri 8/May/21 #20 untuk Novel Indonesia 5/Aug/20 #31 untuk Kriminal 5/Aug/20
Am I Scary? by Criest05
Criest05
  • WpView
    Reads 1,541,770
  • WpVote
    Votes 113,380
  • WpPart
    Parts 47
Elios Lison Adalah seorang pria buruk rupa yang jauh dari kata sempurna. Hari hari yang ia lalui selalu bertemankan penderitaan dan kesepian. Ada saja cemohan dan cibiran datang setiap satu langkah kaki ia berjalan. Hingga ia memutuskan untuk menutup mata dan telinga lalu bersembunyi disudut ruangan yang hanya ditemani setitik cahaya rembulan. Namun satu ketika, datang seorang gadis cantik jelita mengulurkan tangan mengajaknya keluar dari jurang kekosongan. Dan berakhir dengan ia yang mencintai si cantik hingga cintanya jatuh terlalu dalam dan berlanjut pada tahap yang lebih gila dari obsesi. Selalu melakukan dan menghalalkan segala cara, agar si cantik tetap berada dalam dekapannya dan hanya menatap kearahnya saja. "Hiks hiks kak El, ikan Evelyn mati lagi." tangis si cantik. Tak ada jawaban. "Kak?" El tersenyum lembut menatap Evelyn "Mungkin ikannya tak suka dengan Evelyn." ***