penyintascorona
Merenung, intropeksi, berfikir kritis, bercengkrama dengan sunyi, mendengar bunyi dalam diri. Dibungkus sepi, berkenalan dengan diri sendiri, bicara bebas, tanpa suara dalam hening. Tenang, mata terbuka, hitam. Tak melihat satupun kebusukan, tak mendengar dusta-dusta.
Benar! di samping teras ini, hanya kegelapan menyelimut bumi. 513 meter dari sini, hanya ada kumpulan manusia-manusia menolak norma, memancung moralitas, menyembah rupiah.
Lebih baik di sini. Menyendiri, menghayal, bermimpi. Tidak ada doktrin, tidak ada dogma. Berfikir dinamis dengan logika. Tidak miskin ide. Tidak mengenal rupiah. Erat dengan dialegtika. Keterbukaan tanpa kepalsuan.
Indahnya merenung semua ini. indahnya dalam kegelapan. Aku ingin dunia malam terus.