inggarmulya's Reading List
5 stories
Fit Perfectly  por Archdha
Archdha
  • WpView
    LECTURAS 164,321
  • WpVote
    Votos 12,650
  • WpPart
    Partes 34
Seluruh penjuru negeri sedang merayakan kemenangannya. Semua orang tengah mengelukan namanya. Raga Wilendra dan Ryan Prima Swasoengko, pasangan ganda putra yang baru saja meraih medali emas ke sembilan mereka di tahun ini. Ya, ini memang prestasi membanggakan yang patut untuk dirayakan. Bahkan Ryan Prima Swasoengko sedang merayakan kemenangan ini dengan istri dan kedua anaknya. Sedangkan Raga justru sedang mengerang kesakitan. Lagi-lagi urinnya bercampur darah. Kali ini sepertinya lebih parah karena yang dihadapannya saat ini adalah gumpalan-gumpalan kecil darah yang tercecer dengan begitu mengerikan. Ini buruk. Setidaknya itu yang dia pahami begitu rasa sakit menjalar dari perut bagian bawah ke alat vitalnya. . . Diujung lorong sebuah rumah sakit, di bawah temaramnya sisa lampu yang dipadamkan, Syana tengah menghitung hari-hari terakhir masa kontrak kerjanya. Surabaya lalu Bali. Dua kota yang telah disiapkannya untuk menghabiskan masa penganggurannya beberapa minggu ke depan. . . " God is good."- Resyana Bena Pratowo & Raga Wilendra
The Slimfit Theory por bungakering
bungakering
  • WpView
    LECTURAS 2,423,472
  • WpVote
    Votos 275,689
  • WpPart
    Partes 40
Cewek, 25 tahun, good attitude, cantik, modis, pintar-walau pun tidak setiap saat, pekerjaan keren, jomblo. Kata terakhir itu dijamin mampu menutupi beberapa kata bernilai positif di depannya. Di saat hampir semua teman wanita seumurnya sibuk mengurus suami dan anak, Rosie Nandiswara masih harus sibuk mengurus pekerjaannya. Saat teman-temannya mendapat pesan singkat dari suami atau pacar yang mengingatkan untuk makan, jangan terlalu capek, dan bla bla bla, Rosie cuma mendapat pesan dari atasannya-lagi-lagi mengingatkan soal deadline. Ini bukan hidup yang Rosie pilih. Rosie juga mau, seperti teman-temannya yang lain. Masalahnya, Rosie masih terjebak dengan obsesi anehnya sejak di bangku kuliah dulu. Rosie punya kiteria sendiri untuk menilai apa seorang cowok cukup menarik atau tidak di matanya untuk dijadikan pasangan. Ada beberapa hal; 1. Seiman dengannya, 2. Pintar, 3. Wangi, 4. Punya badan lebih tinggi darinya-yang untungnya tinggi Rosie tidak lebih dari 160cm, 5. Single. Belum pernah menikah dan tidak sedang menjalin hubungan dengan siapa pun. 6. Berkemeja slimfit.
Malam Bicara [COMPLETED] por tehdiya
tehdiya
  • WpView
    LECTURAS 370,758
  • WpVote
    Votos 36,889
  • WpPart
    Partes 33
Jenaka Sasmaya, seorang Program Director acara televisi--khusus acara ragam--harus menghadapi krisis dalam hidupnya. Ketika dia dipaksa mengundurkan diri dari pekerjaannya dan terancam kena blacklist dari industri pertelevisian. Tiba-tiba sebuah jalan keluar akhirnya datang. Setelah segala proses, dia diterima bekerja di DOPE TV sebagai Produser. Hanya saja, tugas pertama dan satu-satunya itu beraaat sekali. Seberat rindu Dilan ke Milea! Project acara dengan rating sangat rendah, staf yang tidak meyakinkan, tuntutan pekerjaan di luar nalar, dan harus tahan banting dengan perlakuan diremehkan oleh banyak pihak adalah tantangan yang harus dihadapi perempuan itu sehari-hari. Mulai publish : 8 Juni 2023 Selesai : 19 Juni 2023
The Successor por Hain_JW
Hain_JW
  • WpView
    LECTURAS 263,293
  • WpVote
    Votos 26,666
  • WpPart
    Partes 32
Gusti Sima Probowinoto. Nama salah satu dari empat karyawati baru yang membuat seisi kantor kalang-kabut. Dia cucu pemilik dan pendiri perusahaan yang baru pulang dari Spanyol dan digadang-gadang akan mewarisi posisi Komisaris Utama. Namun, bagaimana kalau seisi kantor tak tahu yang mana kah calon pemimpin perusahaan mereka? Budaya menggunakan nama berbahasa asing semacam Coco, Jules atau Remy dalam kehidupan kantor sehari-hari menghalangi mereka tahu siapa sebenarnya sang calon big boss yang harus diperlakukan dengan hati-hati.
Prognosa: Ad Bonam por RatuGengMalika
RatuGengMalika
  • WpView
    LECTURAS 757,605
  • WpVote
    Votos 59,705
  • WpPart
    Partes 39
Sejak mengenal dunia kedokteran, Sabina Ayudya menjalani hidupnya seperti rangkaian anamnesa dan pemeriksaan yang menghasilkan diagnosa yang tegak untuk kemudian ditentukan prognosanya sebelum akhirnya melakukan tindakan. Namun ternyata, dia masih harus mendalami makna dari serangkaian proses itu saat berurusan dengan hati.