praysiJ's Reading List
32 stories
Black Paper by prncch
prncch
  • WpView
    Reads 1,203,562
  • WpVote
    Votes 17,379
  • WpPart
    Parts 15
Kau adalah putih. Aku adalah hitam. Seharusnya sudah dari dulu kusadari putih dan hitam tak akan pernah bersatu. Bagai tinta hitam tercoret diatas lembaran putih bersih, aku lah parasit dalam hidupmu. Terlalu banyak kata, terlalu banyak tindakan yang menjelaskan dengan jelas bahwa kau membenciku sebagaimana aku ada. Kucoba gapai tanganmu, kucoba menyentuh hatimu namun gagal. Kau tetap miliknya. Pada akhirnya aku pun harus pergi, sejauh mungkin, bukan darimu, melainkan pada takdir yang seolah mempermainkanku. Ku tak tahu banyak, namun satu yang pasti, kau tak kan mengejarku sejauh mana pun ku berlari. Namun takdir berkata lain. Kau kembali berdiri dihadapanku, membuatku bertanya dengan rasa yang kian membeku, Mengerjar kami kah? Atau Karena permainan sang takdir yang seolah tak ingin kita berpisah? Hanya seolah, suatu perumpamaan yang tak akan pernah terjadi bahkan sekalipun telah kutinggalkan duniawi .... ( Warning: Cerita ini didedikasikan untuk penggemar sad story.)
Mochaccino [Completed] by srizqya
srizqya
  • WpView
    Reads 1,016,837
  • WpVote
    Votes 12,601
  • WpPart
    Parts 35
UPLOAD FULL PINDAH KE MANGATOON -- Panggil saja aku Mocha. Saat ini aku sedang mencoba menulis novel per--tidak, sebenarnya bukan pertama, mungkin ke lima atau mungkin tujuh? Aku lupa. Sudahlah, baca saja kalau mau tau cerita novel ini.
Ketua OSISku Psikopat (PUTIH) by itsfiyawn
itsfiyawn
  • WpView
    Reads 2,575,157
  • WpVote
    Votes 60,897
  • WpPart
    Parts 18
JANGAN COPY CERITA INI! KAMU AKAN BERNASIB SAMA SEPERTI PARA TOKOH!! "Aku sayang angkatanku. Aku sayang mereka. Aku tidak ingin menyakiti mereka. Tapi, mengapa mereka menyakitiku bahkan tidak menghargai pengorbananku? Aku kecewa. Rasa kecewa ini membesar, lalu mengubah diriku menjadi monster menakutkan yang haus akan kematian." -Putih Dewinta © 2015 by fiya itsfiyawn
BALLERYSTERY by acrackers
acrackers
  • WpView
    Reads 990
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Parts 6
-Indonesian Horror Story- Seorang pemain ballerina menyadari bahwa ada kenjanggalan dengan sepatunya setelah beberapa bulan dia membeli sepatu itu dari seorang kakek tua. Dia dipertemukan oleh seorang Pelatih Muda yang tentunya sangat tampan dan memikat hatinya. Akankah mereka dapat memecahkan misteri ini?
Secangkir Kopi & Pencakar Langit (#1) by fairywoodpaperink
fairywoodpaperink
  • WpView
    Reads 1,620,077
  • WpVote
    Votes 126,976
  • WpPart
    Parts 69
CHAPTER 7 - END TELAH DIHAPUS KARENA AKAN SEGERA DITERBITKAN *** "Enak lho, Ta, kalo kita kerja sesuai sama yang kita senengin. Orang suka salah persepsi dengan gimmick kerja sesuai passion, padahal kadang passion nggak harus hobi kan. Bisa aja passionnya kayak lo gini, suka menganalisa." - Satrya Danang Hadinata "Cewek tuh lipstik kek yang ketinggalan, sisir, kaca. Ini kabel hardisk." - Ghilman Wardhana "Sastra itu buat gue seperti membuka mata dan pikiran, sisi kehidupan lain yang mungkin nggak pernah kita jamah. Pemikiran orang yang kita nggak tau. People's idea of a person they loved, they hated. Bikin kita lebih empati, lebih buka mata bahwa dunia kadang nggak selalu hitam dan putih." - Athaya Shara "Cowok ganteng biasanya playboy, Ta!" - Ganesha Akbar "Gua nggak yakin Radhi puasa senin-kamis. Ada angin apa lu? Palingan dia bayar puasa gegara pernah batal puasa ngga tahan pengen ena ena." - Fajar Anugerah "What happened in Munich, stays in Munich." - Larasati Shanaz "Jangan ganggu tayang tayang kami, atau kami block internet kalian semua" - Rahmat Radhian "5 menit lagi, Satrya masih ngeces liatin Athaya di meja Mbak Renny" - Aldrian Meshar *** Di tengah-tengah business district nomor satunya Jakarta, kopi, rokok, meetings, clients, report, after office hour, kaki jenjang cewek-cewek dengan high heels dan cowok-cowok dengan kemeja kerja body fit, Satrya bertemu Athaya. Satrya bisa saja memilih cewek cantik manapun untuk didekati, tetapi dia hanya menyukai Athaya sejak pertama kali tanpa sengaja ia meminta bantuan cewek itu. Sedangkan Athaya sukanya sama Ghilman, yang gantengnya masih kalah sama Satrya. Tapi, Ghilman kan sudah punya pacar.. #1 on What's Hot ChickLit at 20/11/2015, 1/3/2016, 31/4/2016 Copyright © fairywoodpaperink 2015
Diary Of An Unpopularity by crowdedrina
crowdedrina
  • WpView
    Reads 10,851,996
  • WpVote
    Votes 433,134
  • WpPart
    Parts 48
[Sudah diterbitkan ] Cameyla Atwood, gadis kikuk yang ditindas teman-temannya, ternyata salah satu anggota dari sebuah keluarga selebriti. Tak ada yang tahu hingga acara premiere film terbaru ayahnya yang memaksanya untuk datang. Semua terkejut dan merasa bersalah. Ternyata selama ini orang yang membela Cameyla bukan pacarnya, melainkan kakaknya. Dan siapa sangka salah seorang penindas juga ternyata kakaknya sendiri. Tujuan hidup Cameyla hanya 2. Lolos Harvard dan jadi peneliti. Hingga seseorang mengubahnya. Dan, menambahkan satu nama ke dalam daftar tujuan hidupnya. Copyright © 2013 by crowdedrina
Love Will Remember by TheSkyscraper
TheSkyscraper
  • WpView
    Reads 420,592
  • WpVote
    Votes 4,999
  • WpPart
    Parts 3
Cerita pindah ke Dreame dengan judul Love Will Remember. Link ada di bio.
TRS Universe (0) - Before and After Everything by wulanfadi
wulanfadi
  • WpView
    Reads 462,810
  • WpVote
    Votes 32,508
  • WpPart
    Parts 9
The Rules Series One-Shot Story: Juna, Matt, Mika, Julian, Seth, & Alvaro
Pink Flip Flop by TheSkyscraper
TheSkyscraper
  • WpView
    Reads 16,089
  • WpVote
    Votes 1,450
  • WpPart
    Parts 1
Ternyata sandal jepit pink sialan yang hampir membunuhku ini milik cewek itu? Dasar cewek gila!
Revan & Reina by bellawrites
bellawrites
  • WpView
    Reads 8,955,088
  • WpVote
    Votes 168,814
  • WpPart
    Parts 16
[TELAH DITERBITKAN & DIFILMKAN] Pandangan Reina dan Revan beradu. Dan, hal pertama yang mampu gadis itu lakukan adalah memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Sementara ia menyusun kata demi kata untuk mengurai penjelasan, justru Revanlah yang pertama kali membuka mulut. Memecah keheningan yang janggal. Meski begitu, ekspresi Revan terlihat muram. "Gue ngerti kok, Na. Tanpa lo jelasin pun, gue bisa mengerti," Revan melempar pandangannya ke arah lain. "Karena itu satu-satunya hal yang mesti gue lakukan ketika dia kembali." Reina masih terdiam. Perasaannya teraduk-aduk. *** Sebab Revan percaya, hati yang terluka hanya perlu waktu untuk sembuh. Namun, bukankah rasa kerap berjalan beriringan dengan anomali? Kini, kebahagiaan pun masih bertumpu pada ketidakpastian.