Ichi-ne
- Reads 3,407
- Votes 109
- Parts 50
Lin Xiaoliu adalah anak ketiga dalam Keluarga Lin. Bersifat pendiam dan cenderung tertutup, ia jarang mencuri perhatian di antara saudara-saudaranya. Sejak remaja, ia telah membantu menghidupi keluarga dengan bekerja sebagai asisten juru masak di desa.
Suatu hari di musim dingin, saat sedang mengumpulkan kayu bakar di pegunungan, ia terpeleset dan jatuh dari lereng curam. Untungnya, seorang pemburu yang kebetulan melintas menyelamatkannya dan membawanya pulang.
Insiden itu membuat Keluarga Lin resah. Jika kabar itu tersiar luas, reputasi sang pemuda bisa ternoda. Sang pemburu pun berinisiatif melamar. Orang tua Lin Xiaoliu pun diam-diam menghela napas lega.
Pernikahan mereka tidak berlangsung mulus. Hanya beberapa hari setelah menikah, Lin Xiaoliu dan Zhao Hu justru diusir dari Keluarga Zhao. Tanpa tempat bernaung, keduanya memilih menetap di pegunungan. Zhao Hu fokus berburu, sementara Lin Xiaoliu mengurus rumah tangga. Mereka membangun rumah sederhana, beternak ayam dan bebek, serta membeli sapi. Zhao Hu bertekad memberikan kehidupan yang layak dan bahagia bagi suaminya.
Lin Xiaoliu ternyata juru masak yang ulung. Hidangannya seperti kelinci rebus jahe, babi rebus, ikan brais kecap, dan acar kubis dengan iga babi selalu memenuhi halaman dengan aroma menggugah selera. Ia juga kerap menemani Zhao Hu ke kantor pemerintahan kabupaten untuk menjual acar sayur buatan mereka. Kehidupan pasangan muda ini pun berjalan nyaman, penuh kedamaian, dan saling melengkapi.
Setelah terusir dari keluarga, Zhao Hu baru sadar: makanan yang tersaji bisa hangat, selimut yang memeluk bisa lembut, dan suami yang mendampinginya bisa begitu manis.
Mereka menjalani empat musim dengan sederhana: memetik sayur liar di musim semi, memetik buah goji di musim panas, memanen kastanye di musim gugur, dan berburu di musim dingin. Hasil jerih payah mereka tidak sia-sia. Perlahan, mereka mampu membeli sebuah rumah di kota kabupaten, lalu membuka warung makan kecil yang kian hari kian ramai pengunjung.