sunshinee_joshua
- Reads 5,835
- Votes 520
- Parts 11
Di balik megahnya gerbang besi sebuah mansion elit di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, hiduplah dinasti keluarga Pramoedya. Keluarga ini dipimpin oleh Arsatya Adiwangsa Pramoedya, seorang konglomerat properti raksasa di Asia Tenggara, dan istrinya, Anindita Maheswari Pramoedya, seorang mantan peragaan busana yang anggun. Kehidupan mereka adalah definisi dari kesempurnaan sosialita penuh dengan kemewahan tanpa batas, prestise, aturan ketat, serta empat putra mahkota yang tampan, cerdas, dan bersinar di bidangnya masing-masing.
Ada Reynard Adhikara Pramoedya, si sulung arsitek dingin lulusan Cambridge; Leon Sebastian Pramoedya, atlet jujitsu nasional bertubuh kekar; Ezra Mahendra Pramoedya, mahasiswa kedokteran UI yang jenius; serta Bumi Arkananta Pramoedya, remaja pemberontak yang jadi bintang basket sekolah. Kehidupan mereka yang kaku dan teratur mendadak jungkir balik ketika sebuah mukjizat medis hadir di usia pernikahan orang tua mereka yang sudah menginjak kepala lima.
Kehadiran putra kelima mereka, Arkana Maheswara Pramoedya, meruntuhkan seluruh dinding keangkuhan di mansion tersebut. Arka adalah pangeran kecil gembil penyuka baju berwarna biru, satu-satunya manusia yang bisa membuat seorang CEO dingin berlutut jadi kuda-kudaan, dan membuat empat pewaris takhta Pramoedya bertingkah konyol serta panik demi memperebutkan senyuman dan tawa cadelnya. Ini adalah kisah keluarga yang hangat tentang bagaimana kemewahan duniawi kehilangan maknanya, digantikan oleh kehangatan sejati dari tawa seorang bayi.