Nadndhfh_01's Reading List
2 stories
Sepatu Pencuri Takdir  by user69540117
user69540117
  • WpView
    Reads 3,052,071
  • WpVote
    Votes 238,853
  • WpPart
    Parts 68
|STORY 23| 🍧 SUDAH TERBIT TAPI CERITA MASIH LENGKAP SAMPAI ENDING 🍧 Peony terlahir kaya, ia terbiasa hidup dalam segala kemewahan. Tak ada yang mempersiapkannya untuk menjadi miskin. Ketika ayahnya dipenjara dan dimiskinkan karena kasus korupsi, dalam semalam kehidupan Peony berubah malang. Tanpa dukungan siapapun, ia harus dibiasakan oleh kehidupan barunya sebagai orang susah. Di tengah keputusasaanya melihat teman-teman SMA-nya dulu telah meraih kesuksesan sementara hanya dirinya yang tidak, Peony tak sengaja menemukan toko jual beli barang bekas. Di sana, ia membeli sepatu antik. Tak ada yang menyangka jika sepatu itu akan akan mengubah hidupnya. Sth, ini rahasianya. Sepatu itu bisa menukarkan takdir pemakainya dengan takdir milik orang lain yang diinginkan. Peony hanya berencana menukar hidupnya sebentar dengan Si Gadis Impian semasa sekolahnya dulu, Raeya Tjakraminoto. Namun siapa sangka, di saat harus kembali ke takdirnya, sepatunya menghilang. Lebih parahnya lagi, ternyata Raeya akan segera menikah. Dirinya terjebak dalam takdir orang lain!
Retrouvailles by Yupitawdr
Yupitawdr
  • WpView
    Reads 8,471,761
  • WpVote
    Votes 734,825
  • WpPart
    Parts 80
Samuel menyimpan terlalu banyak luka. Papanya berselingkuh. Mamanya memilih mengakhiri hidup. Saat dewasa, ia dipaksa tunduk pada tuntutan dan perjodohan yang tak pernah ia inginkan. Lalu datang Lyodra. Siswi baru yang diam-diam menyimpan satu fakta paling menyakitkan dalam hidup Samuel: dia adalah anak dari perempuan yang menghancurkan keluarganya. Dan dari situlah semuanya dimulai-kekacauan, luka-luka lama yang terbuka lagi, hingga pilihan-pilihan pahit yang harus diambil. Dendam membuat Samuel mendekat. Tapi rasa bersalah justru tumbuh bersamaan dengan rasa lain yang tak ia pahami. Semuanya semakin rumit saat Lyodra menunjukkan dua garis merah di testpack miliknya. "Lo hamil, kan?" tanya Samuel. Lyodra tak sanggup menjawab, hanya menatap nanar testpack di pangkuannya-benda yang seharusnya sudah ia buang sejak dulu. Tapi hasilnya tetap sama. Masih ada kehidupan kecil di dalam dirinya. "Gugurin," ucap Samuel dingin. "Gue punya kenalan dokter. Besok sepulang sekolah kita ke sana."