mine
4 stories
Egosentris by ohhhpiiu
ohhhpiiu
  • WpView
    Reads 2,472
  • WpVote
    Votes 274
  • WpPart
    Parts 2
"Tumor otak?" ulang Kanaya sekali lagi seolah meragukan pendengarannya sendiri, kembali memperhatikan jari tangannya yang berubah dingin. Kanaya tahu jika selama ini dirinya selalu ditinggalkan sendirian. Dia tahu bahwa tidak ada ruang baginya untuk sekadar mengeluh dan meminta perhatian. Namun, Kanaya tetap tidak pernah menyangka, bahwa dirinya akan sangat menyedihkan bahkan disisa-sisa hidupnya yang panjang dan melelahkan. "Lo tau? Katanya, bintang paling terang di langit malam, adalah bintang yang sebentar lagi akan padam." .... "Egosentric" is a self-centered attitude, focusing on one's own perspective and disregarding others. © Hak cipta dilindungi undang-undang.
Flutterby by ohhhpiiu
ohhhpiiu
  • WpView
    Reads 1,109,940
  • WpVote
    Votes 76,005
  • WpPart
    Parts 56
"Mereka selalu memanggilku anak haram, aib, dan pembawa sial." Selby merasa dunianya runtuh dan jungkir balik dalam satu malam. Tiba-tiba orang asing berpakaian mewah datang dan mengaku sebagai Papa. Wajahnya datar, minim ekspresi, terlihat menakutkan dan mengintimidasi. Ia kira kehidupan baru akan membawakan napas segar untuknya, Selby kira keluarga ini akan lebih baik memperlakukan dia daripada Ibu yang setiap hari memukulinya. Namun ternyata, dia justru dicemooh lebih dari apa yang pernah dibayangkan. Ia ditinggalkan lebih kejam daripada Ibu yang membiarkannya kelaparan sepanjang malam.
We Called it 'HOME' by ohhhpiiu
ohhhpiiu
  • WpView
    Reads 33,541
  • WpVote
    Votes 3,150
  • WpPart
    Parts 7
Bagian terpisah dari cerita 'PARADISE' Berisi keseharian Akbar sebagai Duda anak 4 yang digandrungi ibu-ibu komplek.
Paradise by ohhhpiiu
ohhhpiiu
  • WpView
    Reads 3,119,376
  • WpVote
    Votes 155,180
  • WpPart
    Parts 52
(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.