KiWaSa_3
- Reads 1,639
- Votes 341
- Parts 5
Dalam kuasa Mahardika, Daxelion adalah pilar kedua. Posisinya sebagai Penjagal, tidak pernah mematuhi perintah siapapun kecuali pemimpin tertinggi, Kanaka.
Dia tidak mempunyai identitas publik, dia tidak mempunyai kelemahan, dia tidak boleh gagal, dan dia... tidak hanya ditakuti oleh musuh, tetapi oleh organisasinya sendiri.
Daxelion adalah eksekutor. Orang yang menangani target paling berbahaya, dipakai saat konflik tidak bisa diselesaikan secara biasa.
Dia adalah simbol akhir dari segalanya.
Kehidupannya yang monoton menurut Dax luluh lantah saat seorang perempuan gila datang padanya. Menyatakan cinta, dan mengganggu hari-harinya.
Kesunyian itu berubah menjadi berisik, celotehan yang tak kenal waktu, dan ungkapan cinta hampir di setiap jamnya.
Dunia Dax berubah semenjak ia datang.
Laura Dominic namanya, sahabat dari istri bosnya sendiri, yang dalam kehidupan sebelumnya tewas di tangannya sendiri.
Putaran waktu, Dax tidak mempercayainya, namun ia benar-benar kembali bahkan pada saat Laura belum mengenalnya.
Jika di kehidupan sebelumnya hanya tatapan dingin yang Dax berikan, maka di kehidupan ini nyawanya yang ia serahkan.
***
"Aku mencintaimu, Dax. Sudahkah kau mencintaiku hari ini?"
Tatapan Dax dalam mengamati perempuan yang selalu bersikap gila padanya ini. Ia mengambil tangan Laura, menciumnya lembut dengan tatapan yang tak pernah lepas.
Senyum miring terbit di bibirnya. "Kau menanyakan pertanyaan yang sudah tahu jawabannya," ucapnya serak.
"Lebih dari itu. Aku menanam diriku di setiap jejak langkahmu." Ia terkekeh pelan. "Agar kau tidak mempunyai tempat lain selain aku."
***
Ini Spin Off dari cerita Perfect Antagonist!