llySweet
Aldario Zealand's adalah sebuah peringatan berjalan,dingin, datar, dan tak tersentuh.
Di sekolah, ia dikenal sebagai cowok anti-perempuan yang tidak segan bertindak kasar jika ada yang berani menyentuh fisiknya tanpa izin
Baginya, setiap sentuhan adalah gangguan, sampai Adira Cheryl Adikara masuk ke dalam radarnya.
Adira adalah satu-satunya gadis "bar-bar" yang punya akses tak terbatas pada Aldario,dia satu-satunya orang yang bisa mengacak rambut Aldario atau duduk berdekatan tanpa membuat cowok itu murka
Aldario jatuh cinta pada keunikan Adira-sifatnya yang apa adanya, tawanya yang lepas, dan kepribadiannya yang tidak pernah jaim.
Namun, di balik topeng cerianya, Adira sedang hancur, di rumah, dia adalah sasaran empuk perbandingan sang Ayah,kehadiran ibu tiri yang cantik dan elegan selalu menjadi tolak ukur kesempurnaan.
Namun yang paling menyakitkan adalah setiap kali ayahnya menatap Adira dengan sorot kecewa
"Kenapa kamu harus mirip ibumu? Jelek dan tidak ada anggun-anggunnya sama sekali."
Kalimat itu menjadi racun yang membuat Adira membenci setiap inci wajah dan tubuhnya sendiri, ia benci dirinya sendiri
"Cari cewek yang benar-benar cantik, Al. Jangan sama gue,gue cewek tekanan batin, gue cuma warisan rupa yang salah di mata bokap gue," tolak Adira berkali-kali.
Di saat Adira terus berlari karena merasa dirinya cacat secara fisik dan mental, Aldario justru berdiri paling depan untuk menangkapnya
Aldario yang tidak punya perasaan pada dunia, justru mencurahkan seluruh kesabarannya untuk satu tujuan
'menghapus suara-suara jahat di kepala Adira'
Aldario tidak akan berhenti sampai Adira bisa melihat apa yang dia lihat-bahwa kemiripan Adira dengan ibunya bukanlah kutukan, melainkan keindahan yang tidak mampu dipahami oleh ayahnya yang buta.
"Mampukah Aldario meyakinkan Adira bahwa dia adalah sebuah mahakarya, saat ayahnya sendiri sudah terlanjur melabelinya sebagai sampah? Ataukah pada akhirnya Aldario akan menyerah? "