gbrllntls's Reading List
3 stories
Sexy Andrea's Love Story by womaninparadise
womaninparadise
  • WpView
    Reads 11,924,313
  • WpVote
    Votes 135,301
  • WpPart
    Parts 11
SEBAGIAN PART AKAN DIUNPUBLISH PER 15OKTOBER2018 KARENA KEPERLUAN PENERBITAN ========================================================================== Andrea, mahluk cantik, seksi, cerdas, mandiri dan bebas. Kaum adam mengaguminya, menjadikannya objek imajinasi seksual yang tidak terjangkau. Sementara kaum hawa menghujatnya karena kecemburuan atas kesempurnaannya. Andrea terbiasa menghadapi semua itu. Menikmatinya tanpa mengutuknya. Dia mencintai pekerjaannya. Dia mencintai kehidupannya. Dan dia mencintai kebebasannya. Hidupnya begitu sempurna dan tidak pernah sekalipun dia mengijinkan orang lain mengacaukannya. Sampai suatu saat, seorang lelaki hadir dalam hidup Andrea. Begitu normal dan terlalu biasa, menarik Andrea dalam suatu ikatan yang tidak disadarinya. ______________________________________ Note: ada beberapa part bertanda 17+ atau 21+ yang lebih cocok dikonsumsi oleh usia yang lebih dewasa, so, please be a smart reader yah :) I love both characters, so I hope you enjoy it as well Please give me vote or comment for my confident booster Happy reading Start 31 July 2016 End 11 September 2016
amorè by MatchaLovee
MatchaLovee
  • WpView
    Reads 331
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 7
Giovanno, kuharap diriku bisa bertemu dengan dirimu kembali. Giovanno, kuharap kita bisa mengulang dan menjalani kisah cinta kita yang dulu pernah padam. Giovanno, kuharap dirimu merindukan diriku, layaknya diriku merindukan dirimu.
+15 more
Revan & Reina by bellawrites
bellawrites
  • WpView
    Reads 8,954,232
  • WpVote
    Votes 168,792
  • WpPart
    Parts 16
[TELAH DITERBITKAN & DIFILMKAN] Pandangan Reina dan Revan beradu. Dan, hal pertama yang mampu gadis itu lakukan adalah memejamkan kedua matanya sambil menghirup udara sebanyak mungkin. Sementara ia menyusun kata demi kata untuk mengurai penjelasan, justru Revanlah yang pertama kali membuka mulut. Memecah keheningan yang janggal. Meski begitu, ekspresi Revan terlihat muram. "Gue ngerti kok, Na. Tanpa lo jelasin pun, gue bisa mengerti," Revan melempar pandangannya ke arah lain. "Karena itu satu-satunya hal yang mesti gue lakukan ketika dia kembali." Reina masih terdiam. Perasaannya teraduk-aduk. *** Sebab Revan percaya, hati yang terluka hanya perlu waktu untuk sembuh. Namun, bukankah rasa kerap berjalan beriringan dengan anomali? Kini, kebahagiaan pun masih bertumpu pada ketidakpastian.