KalycaRose27
- Reads 10,900
- Votes 1,422
- Parts 28
Aurelina Kayara Winata, biasa dipanggil Ara, adalah balita mungil dengan pipi chubby dan suara cadel yang khas. Tingkahnya cerewet, sering melompat-lompat tanpa arah, dan selalu bertanya tentang hal-hal yang belum ia pahami.
Ara tidak pernah tahu seperti apa hangatnya pelukan orang tua kandung.
Ia dibuang sejak masih bayi-ditinggalkan tanpa nama, tanpa pesan, hanya tangisan kecil di tepi jalan yang sepi. Hingga akhirnya, sepasang paruh baya menemukannya dan memilih untuk menggendong takdir yang bukan milik mereka.
Sejak hari itu, Ara tumbuh bersama Kakek Darma dan Nenek Ratih, yang mencintainya sepenuh hati meski usia mereka tak lagi muda. Bagi Ara, merekalah dunianya.
Namun ada satu pertanyaan yang selalu muncul, dengan mata bulat polos dan suara cadelnya yang lirih.
> "Kek... Ayah cama Ibu Ala di mana...? Apa meleka nda cayang Ala ya? "
Nenek Ratih terdiam, jemarinya gemetar mengusap rambut halus Ara.
Kakek Darma hanya bisa tersenyum pahit.
> "Mereka... jauh, Nak. Tentu saja mereka sangat menyayangi Ara"
Ara mengangguk, meski hatinya tak benar-benar mengerti.
---
Ikuti kisah Ara, si gadis kecil penyuka klepon dan bawel, tak lupa tingkah lucu dan gemasnya hihihihi