Love
12 stories
The Next Mission (Prajurit Mata Elang 2) by jungjeong123
jungjeong123
  • WpView
    Reads 418,461
  • WpVote
    Votes 50,712
  • WpPart
    Parts 43
[SUDAH TERBIT. CHAPTER MASIH LENGKAP]. Bagaimana pun juga Prajurit Mata Elang tetaplah 7. Raganya memang terpisah tapi jiwanya masih ada di Prajurit Mata Elang. Tujuh tahun yang lalu bukanlah sebuah kisah sedih, itu adalah sebuah kisah perjuangan dalam menjalankan sebuah misi besar. Itu bukanlah sebuah tragedi tapi sebuah kehormatan besar bisa menjalankan dan menyelesaikan misi ini dengan baik. Kali ini adalah sebuah kebangkitan empat prajurit yang sudah bisa berdamai keadaan. Prajurit Mata Elang siap melakukan misi selanjutnya. 7 September 2023
7 Forces 'Black Mission' [Prajurit Mata Elang] by jungjeong123
jungjeong123
  • WpView
    Reads 1,240,474
  • WpVote
    Votes 126,653
  • WpPart
    Parts 47
[SUDAH TERBIT] Prajurit Mata Elang, tujuh prajurit terpilih yang di satukan dalam satu pasukan elite. Mereka memiliki latar kehidupan dan karakter yang berbeda-beda. Mereka di tugaskan untuk menyelesaikan sebuah misi rahasia, misi yang sudah di rencanakan sejak lama. Namun, siapa sangka ternyata misi itu adalah misi lima belas tahun yang lalu, misi yang belum pernah selesai karena memakan banyak korban. Lalu, akankah Prajurit Mata Elang bisa menyelesaikan misi dan bisa kembali dengan selamat? Prajurit Mata Elang book version on @violleta.publisher SUDAH TERBIT! Mulai: 1 Juli 2022
Meant 2 Be✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 665,415
  • WpVote
    Votes 112,068
  • WpPart
    Parts 26
[SUDAH TERBIT] BAGIAN KEDUA NARASI, 2021 Dulu, Lestari pikir bahwa dia adalah kelopak bunga dandelion yang terbang terbawa badai. Sejak muda, ia terbiasa melalang--menangkis segala macam cambukan hidup yang bisa saja meremukkan dirinya. Menginjak remaja, kelopak dandelion itu jatuh di sebuah tanah yang tandus, lalu hidup seadanya di tengah-tengah ketidak pastian semesta. Namun begitu dewasa, Lestari sadar bahwa dia bukanlah setangkai bunga dandelion yang tangguh. Bukan. Dia adalah sebuah kapal yang kehilangan jangkar. Kemudian badai datang jauh lebih besar dari sebelumnya. Kini, Lestari berlayar tak tentu arah. Dia tidak punya kompas, dan dia tidak bisa berhenti. Dia hanya bisa terus berlayar tanpa tahu kemana ia harus pergi. Suatu saat, bisakah kapal itu menemukan dermaga untuk bersandar? atau di tengah laut, dia akan tenggelam lalu hilang begitu saja dari peradaban? ©tenderlova, 2022 | Meant 2 Be, 2022
Extraordinary Kin: The Journey to Growing Up✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 723,739
  • WpVote
    Votes 139,289
  • WpPart
    Parts 25
BAGIAN KEEMPAT TULISAN SASTRA Tidak ada remaja yang tidak memiliki masalah ketika mereka berumur 17 tahun. Di umur itu, akan ada banyak sekali ketakutan, kekhawatiran, dan keraguan. Tapi meskipun ada begitu banyak masalah, Kin Dhananjaya selalu percaya bahwa umur 17 tahun akan menjadi umur emas bagi dirinya. Meskipun dia selalu merasa bingung pada banyak hal, setidaknya dia ingin mempercayai satu hal; umur 17 adalah gerbang menuju kedewasaan. Segalanya memang rumit, tapi cepat atau lambat, kebahagiaan pasti akan datang. ©tenderlova, 2022 | Extraordinary Kin
Pramoedya [PREVIEW] by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 237,064
  • WpVote
    Votes 59,445
  • WpPart
    Parts 20
[Sudah tersedia di toko buku] Dimitri kembali pulang, tapi di tengah perjalanan, ia menyadari bahwa pulangnya tidak lagi terasa sama. Yang dibawanya bukan hanya koper dan kenangan dengan kota New York, tapi juga rindu. Rindu yang sampai mati pun ia tahu tidak akan pernah berbalas. Dari awal ia menunggu di boarding room, berjalan di garbarata, mengantre di kabin yang sesak, duduk di kursi dekat jendela--karena dia memang sengaja membayar mahal untuk view itu, sampai ia melihat lampu-lampu New York untuk terakhir kalinya, Dimitri sadar benar bahwa pulangnya tidak akan pernah bersambut. Tapi tetap, ia berkata lirih, "Pram, aku pulang." Tenderlova, 2022
Narasi, 2021✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 4,028,421
  • WpVote
    Votes 673,887
  • WpPart
    Parts 31
[SUDAH TERBIT] BAGIAN KEDUA TULISAN SASTRA Bulan juni datang lagi. Padahal sisa-sisa juni tahun lalu belum sepenuhnya selesai. Beberapa sedih dan sesal masih tertinggal dan membekas dengan baik. Tapi setiap kali Nana mendongak dan menatap langit yang biru, ia selalu merasa, "Aku pikir setelah dia pergi, dunia akan runtuh. Tapi ternyata langit masih tinggi, burung masih terbang dan waktu masih berlalu." Tahun depan, bulan juni pasti akan datang lagi. Dan sebelum bulan itu datang lagi, Nana berharap, dia bisa menyelesaikan segala hal yang belum selesai. ©tenderlova, 2021 | Narasi, 2021
Tulisan Sastra✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 16,169,454
  • WpVote
    Votes 1,771,847
  • WpPart
    Parts 31
[SUDAH TERBIT] "Sahara, hidup itu perihal menyambut dan kehilangan. Kamu tahu lagu Sampai Jumpa-nya Endank Soekamti, kan? ya kira-kira begitu lah. Tapi kamu tahu alasan kenapa manusia punya perasaan? sebab itu adalah satu-satunya cara kamu mengingat dengan kesan yang tak habis-habis. Jadi jangan terlalu sedih jika menemukan kehilangan-kehilangan lainnya. Sedihlah seperlunya, lalu ingat bahwa sebenarnya kamu tidak benar-benar kehilangan. Sesuatu itu abadi dalam kenang yang kamu bawa dalam perasaanmu. Sampai sini paham, kan?" "Sastra, kamu lupa tentang satu hal. Semakin singkat suatu cerita, semakin dalam luka yang tertoreh. Kehilangan memang akan terus terjadi. Tapi kalau boleh aku memilih, aku belum siap kehilangan kamu." Catatan: baca cerita ini di rumah aja, jangan ditempat umum. Demi keselamatan kita bersama. Terima kasih. Copyright© Tenderlova, 2020 LovRinz Publishing Hak cipta dilindungi undang-undang.
Bumi dan Lukanya by jjaejaepeach
jjaejaepeach
  • WpView
    Reads 2,678,686
  • WpVote
    Votes 320,388
  • WpPart
    Parts 34
"Kamu tahu gak alasan kenapa Tuhan ngasih semua rasa sakit ini sama kamu? Karena untuk bahagia itu perlu luka Bumi. Tuhan tahu kamu hebat makanya Dia ngasih semua rasa sakit ini ke kamu. Ini semua biar kamu paham bagaimana caranya bertahan dan bagaimana caranya kamu bangkit. Jadi Bumi, tolong bertahan, ya?" - Senjani
Laut pasang, 1994  by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 1,911,440
  • WpVote
    Votes 77,032
  • WpPart
    Parts 14
PART TIDAK LENGKAP. [Sudah dibukukan - Tersedia di Gramedia] Peristiwa yang menghancurkan seluruh kota dalam waktu singkat. 7 raga paling menyedihkan menjadi saksi bagaimana gilanya gelombang pasang malam itu. Malam terakhir penuh bintang, seindah senyuman ibu 6 tahun silam. "Apta! Esa! Pegang tangan Mas yang kenceng!" Copyright- Lilpudu, 2O22.