annisadeka
Punya tetangga yang ganteng dan keren? mungkin sebuah anugrah bagi kita. Tapi tidak begitu yang dirasakan oleh Nina Kertanindi.
Mufid Arsy, tetangga sekaligus sahabat kecilnya, selalu membuat hari-harinya begitu menjengkelkan. Namun dibalik sikap Mufid yang menjengkelkan, ia selalu menjadi pertolongan pertama bagi nina.
"Sesuatu yang tepat di depan mata kita terkadang paling sulit bagi kita untuk melihatnya." - Nina
Apakah Nina dapat menyadari Perasaan Benci itu berubah menjadi benih cinta? atau Nina tetap buta dengan apa yang sudah ada selama ini?
***************************************************************************
Antara Cinta dan Benci itu batasnya sangat tipis. Jadi jangan terlalu mencinta, takutnya jadi benci. Pun jangan terlalu membenci, awas nanti jadi cinta.
Intinya: Jangan sampai lewat batas!