rkaysf13
- Reads 761
- Votes 132
- Parts 12
Saat dunia terhenti dalam gelapnya koma, ia justru menemukan terang. Dalam tidur panjang itu, sang kakak bertemu kembali dengan lima adiknya-mereka tertawa, berlari, dan memanggil namanya seperti dulu, seolah kematian tak pernah terjadi. Setiap mimpi menjadi rumah, setiap pelukan terasa nyata, dan untuk sesaat ia lupa bahwa mereka telah pergi selamanya.
Namun ketika matanya terbuka, yang menyambut hanyalah ruang rawat yang dingin dan sunyi. Tidak ada suara langkah kecil, tidak ada tawa, hanya sisa napas dan rasa kehilangan yang jauh lebih kejam dari mimpi mana pun. Ia terbangun sebagai satu-satunya yang tersisa-harus hidup dengan kenangan, rasa bersalah, dan pertanyaan mengapa justru ia yang bertahan.
Novel ini adalah kisah tentang duka yang tak selesai, tentang cinta seorang kakak yang melampaui kematian, dan tentang perjuangan menerima kenyataan ketika mimpi lebih indah daripada hidup yang nyata. Sebuah cerita pelan, dalam, dan menyayat tentang belajar hidup kembali setelah kehilangan segalanya.