juyomie
- LECTURAS 101
- Votos 14
- Partes 16
Vaye, siswi SMA Negeri Bina Bangsa 1, cuma ingin hidupnya berjalan normal: sekolah, tugas numpuk, nongkrong kantin, dan sesekali kabur beli mie ayam di siang bolong. Tapi semuanya mulai berubah sejak satu hari sederhana-hari ketika dia mampir ke sebuah warnet kecil bernama Warnet Kiming.
Di sana ada Kemal. Abang warnet genit, alumni sekolahnya, anak teknik mesin yang kelihatannya santai, banyak canda, dan terlalu nyaman dengan hidup setengah dewasa. Kemal bukan tipe yang harus disukai. Tapi entah kenapa, kehadirannya selalu datang di saat yang salah-atau justru terlalu tepat.
Di sisi lain. Ada teman sekolah yang tenang, pintar, dan selalu hadir tanpa ribut. Kedekatan yang tumbuh pelan-pelan, tanpa drama, tanpa tanda tanya. Aman. Masuk akal.
Sementara itu, hidup Vaye juga tidak sesederhana yang terlihat. Hubungan, ekspektasi, dan orang-orang yang datang dengan wajah manis tapi niat yang keliru mulai membuatnya ragu pada perasaannya sendiri.
Di antara tawa ringan, genit yang tak diucapkan, dan jarak yang seharusnya dijaga, Vaye harus belajar satu hal penting:
tidak semua yang terlihat dewasa itu benar,
dan tidak semua yang aman benar-benar membuat bahagia.
Ini bukan cerita cinta yang terburu-buru.
Ini tentang pelan-pelan. Tentang salah pilih. Tentang diam-diam peduli.
Dan tentang perasaan yang tumbuh di tempat yang seharusnya tidak boleh.