Narisha854
- Reads 186
- Votes 45
- Parts 22
Habib dan Laras dua hati yang sama-sama pernah terluka, sama-sama belajar menjaga, dan sama-sama mencintai dengan cara yang diridhoi Tuhan. Namun ketika niat baik menemui penolakan, dan ketakutan orang tua menjadi penghalang, pilihan yang tersisa terasa begitu menyakitkan: tetap berjuang bersama, atau menjauh demi melindungi yang dicintai?
Habib memilih pergi dalam diam. Laras memilih tetap mendoakan dalam kesabaran. Di antara kepergian dan penantian, di antara ketakutan dan keikhlasan, mereka belajar satu hal: bahwa cinta yang sejati tidak selalu harus digenggam. Terkadang, menyayangi cukup dengan menjaganya lewat doa sampai waktu yang tepat tiba, dan Tuhan menyatukan kembali apa yang telah dipertemukan-Nya.
Sebuah kisah menyentuh tentang kesabaran, pengorbanan, dan kekuatan doa yang tak pernah putus. Bahwa yang indah memang butuh waktu, dan yang ditakdirkan tak akan pernah hilang walau terpisah jarak dan waktu.