AinaAsila
Mereka berkuasa di industri masing-masing-Irene di korporasi, Jennie di panggung K-Pop, Jisoo di ruang operasi, Joy di ruang sidang, Rosé di dunia fashion, dan Yeri di dapur elit. Enam bersaudara keluarga Kim dikenal tak tergoyahkan. Sampai dua bocah perempuan berusia lima tahun datang.
Ugy dan Lily, sepupu sekaligus saudari kembar tak terpisahkan, lahir dari ibu berbeda (yang ternyata bersaudara kandung) dengan selisih waktu satu menit. Mereka manis, cerdas, dan benar-benar nakal tingkat dewa.
Dari saus tomat di jus jeruk hingga konsol audio bernilai miliaran yang hancur, dari rambut teman sekelas yang botak hingga kecoa plastik di kencan buta-tidak ada yang aman dari ulah "Double Trouble". Irene yang dijuluki Ice Queen pun luluh saat Ugy merengek lewat video call. Jennie yang super sibuk rela hiatus demi Lily yang menari di atas meja makan.
Namun di balik tawa dan kekacauan, keluarga Kim menyimpan luka: orang tua yang tiada, trauma masa lalu, dan keputusan berani untuk menjadi ibu tunggal tanpa ayah. Ketika ancaman nyata datang-skandal media, upaya penculikan, dan musuh keluarga-keenam saudari itu menunjukkan sisi gelap yang selama ini tersembunyi.
Double Trouble bukan sekadar cerita tentang anak nakal. Ini adalah kisah tentang bagaimana kasih sayang antar saudara, kehadiran dua bocah perempuan paling merepotkan di dunia, dan keberanian untuk tidak mengikuti norma justru menyembuhkan segalanya.
Keluarga Kim membuktikan: kebahagiaan tak butuh ayah di kepala keluarga. Cukup satu mansion, enam wanita tangguh, dan dua teroris cilik yang bikin hidup kacau-tapi utuh.