xxdshezz
Kerajaan Karang Wulan megah di mata dunia. Tapi di balik tirai emasnya, sejarah dipalsukan, darah dikubur, dan perempuan dibungkam.
Shanaya tak lahir untuk menjadi pahlawan. Ia tumbuh dari luka-anak selir yang dibakar hidup-hidup, dibesarkan dalam pengasingan, dilatih untuk menjadi senjata. Ia menyusup ke istana, bukan untuk membebaskan rakyat, tapi untuk membakar takhta yang merenggut ibunya.
Namun di jantung kekuasaan, ia bertemu Pangeran Aryadewa: musuh politik sang raja, sekaligus pria yang membuatnya percaya pada cinta-sebelum kenyataan darah menghancurkan segalanya.
Antara cinta terlarang, dendam tak berujung, dan rahasia identitas yang busuk, Shanaya membentuk jaringan perempuan terbuang. Mereka bukan korban. Mereka adalah badai.
Dan ketika tirai istana terkoyak, hanya satu pertanyaan tersisa: berapa banyak darah yang harus ditumpahkan agar sejarah mau mengingat seorang perempuan?
►Fiksi/Fiktif
►Patriarki, Kerajaan, Manipulasi
🚨disclaimer : cerita ini murni dari hasil imajinasi saya !