BlueNebulaGalaxy
- Reads 346
- Votes 16
- Parts 36
Chalentos adalah benua yang terbentuk dari sisa makhluk purba dan kata-kata pertama-bahasa yang bukan sekadar bunyi, melainkan kekuatan yang menata partikel, membuka gerbang, dan menggerakkan sejarah. Ketika musim berubah dan jalur suplai runtuh, satu hal menjadi jelas: keputusan manusia sekarang lebih berbahaya daripada senjata mana pun.
Kaela, putri Thalasson, hidup di bawah bayang-bayang nubuat yang menempatkannya di pusat kebencian. Demi menyelamatkan rakyatnya, ia memilih jalan paling sunyi: menghentikan ramalan apa pun harganya. Tindakannya adalah kasih dan pengkhianatan sekaligus-beban pemimpin yang rela dicaci demi hidup banyak orang.
Thalion, setengah-elf yang tumbuh dari kekurangan, kembali sebagai prajurit terlatih dengan satu tujuan monumental: masa depan Chalentos. Ambisi murni itu akan memaksanya memilih antara keluarga, sahabat, atau tanggung jawab yang jauh lebih besar dari dirinya.
Lythienne, Ratu Valterion, menimbang setiap kebijakan lewat satu lensa: kemakmuran keluarga dan kesinambungan warisan. Baginya, stabilitas adalah kesetiaan terakhir-meski harus disegel dengan darah dan pengkhianatan.
Ketika bahasa kuno kembali berdenyut dan artefak ilvorn dijadikan alat perebutan kuasa, tiga kehendak ini bertabrakan dalam konflik yang bisa merombak peradaban.
Untuk pembaca yang menginginkan fantasy politik berlapis, karakter abu-abu yang manusiawi, dan dunia yang benar-benar bernafas-Chalentos memanggil Anda.