itzlucretia
Di SMK Ciptawiyata, semua orang punya harga, dan Kiana adalah pemegang buku kasnya.
Bagi siswi Arsitektur berwajah datar ini, sekolah bukan tempat mencari ilmu, melainkan papan catur.
Bersama Richard, kaki tangannya yang selalu cemas, Kiana mengatur bursa taruhan gelap di balik riuh rendah pertandingan Raise Your Gang. Dia tidak butuh otot, dia hanya butuh logika dan titik fatal.
"Jangan salah sangka, Chard. Gue nggak nyelamatin Budi karena dia temen kita. Gue nyelamatin dia karena dia itu aset. Dan gue benci kalau aset gue lecet sebelum profitnya cair." - Kiana.
Namun, ketika Ricco-sang penguasa geng yang mulai kehilangan akal sehat-nekat melintasi garis merah dengan menebar racun Tuak Medan dan mengancam satu-satunya alasan Kiana tetap bernapas, sang Kaktus terpaksa mencabut akarnya.
Aula mulai terbakar. Bau asap bercampur dengan aroma pengkhianatan. Saat Kiana berdiri di koridor lantai tiga yang gelap dengan punggung yang remuk, dia menyadari satu hal:
Ricco bukan sekadar lawan, dia adalah anomali yang siap meruntuhkan seluruh gedung.
"Lo pikir lo penguasa di sini, Co? Gue belajar Arsitektur bukan cuma buat ngebangun. Gue belajar cara nyari retakan paling kecil di pondasi lo... buat bikin semuanya hancur sekali pukul."
Kini, di tengah koridor yang pengap dan rahasia kelam tentang Sophia yang mulai terkuak, satu pertanyaan menghantui setiap sudut sekolah:
Apakah Kiana sedang melindungi sahabatnya, atau dia hanya sedang memastikan tidak ada yang berani merusak permainan besarnya?