memory_sastra's Reading List
1 story
The  Silent Expiretion by reygatya_pen
reygatya_pen
  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 6
"Satu nyawa dibayar satu nyawa. Seharusnya kau yang mati hari itu, bukan Mama." Kalimat itu adalah kutukan yang harus Tia Clarissa telan setiap hari di mansion Alister. Sejak kecelakaan maut saat ia berusia tujuh tahun, dunia Tia runtuh seketika. Ibunya tewas di tempat kejadian demi melindunginya, sementara Tia harus melewati koma berbulan-bulan hanya untuk bangun dan mendapati dirinya dianggap sebagai pembunuh oleh Papa, Kak Devan, dan Kak Arsen. Di rumah itu, eksistensi Tia hanyalah bayang-bayang kelam dari sebuah tragedi yang tak pernah dimaafkan. Demi menutupi luka batin yang menganga dan rasa haus akan kasih sayang, Tia memilih menjadi "Ratu Malapetaka" di sekolah. Ia menjadi sosok pick-me yang haus perhatian dan ratu bully yang ditakuti, melakukan segala cara agar dunia melihatnya-karena di rumah, ia tidak pernah dianggap ada. Namun, di balik topeng kejam itu, Tia menyimpan rahasia berdarah di balik sapu tangannya. Penyakit langka yang mematikan perlahan menggerogoti sarafnya, seolah setuju dengan kutukan keluarganya bahwa Tia memang harus segera menyusul sang Ibu. Kini, jam pasir tak kasat mata miliknya hampir habis. Di tengah pertengkaran hebat dan kebencian yang kian memuncak, Tia memutuskan untuk berhenti memberontak. Ia bersiap untuk pergi tanpa meninggalkan jejak suara, membiarkan istana Alister mendapatkan ketenangan yang selama ini mereka inginkan. Sebab bagi Tia, kematian bukanlah hal yang menakutkan; yang paling menakutkan adalah terus dianggap sebagai beban dan pembunuh oleh orang-orang yang paling ia sayangi.