AksaraJs
- Reads 39,620
- Votes 323
- Parts 2
Laut Rasendriya Abiyasa yang terbiasa hidup dalam sunyi yang tak pernah ia pilih sejak dahulu. seperti ombak yang datang tanpa suara, hanya terasa tapi tak bisa didengar. sejak masa lalu merenggut pendengarannya, dunia perlahan menjauh darinya sendiri. rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang justru menolaknya, meninggalkan Laut berjalan sendiri dengan luka yang tak pernah sempat sembuh. hari-harinya berlalu tanpa arah, hingga ia bertemu dengan seseorang yang datang tanpa rencana. awalnya hanya canggung dan penuh salah paham, sampai akhirnya orang itu belajar memahami dunianya, lewat gerakan tangan yang sederhana, tapi sangat berarti bagi dirinya.
untuk pertama kalinya, Laut merasa tidak sendirian lagi di dunianya yang sunyi ini. namun, luka tidak hilang hanya karena ada yang tinggal. di balik tenang yang ia tunjukkan, ada ketakutan yang terus berbisik bahwa semua kehangatan ini suatu saat akan pergi, seperti hal-hal lain yang pernah ia miliki sebelumnya.