acaaciiiiya
Mereka berpisah bukan karena kurang cinta, tetapi karena terlalu banyak ego dan terlalu sedikit kejujuran.
Cinta sang perempuan tidak mati setelah perpisahan ia berubah menjadi kebencian yang tenang dan berbahaya.
Ketika takdir mempertemukan mereka kembali, luka lama kembali terbuka. Setiap usaha untuk memperbaiki justru mengulang kesalahan yang sama: diam, rindu, dan ego yang belum runtuh. Untuk tetap bersama, mereka harus mengorbankan bagian dari diri mereka sendiri.
Karena tidak semua cinta layak diperjuangkan kembali.
Dan tidak semua perpisahan terjadi tanpa alasan.
This is not a love story about fixing each other, this is about surviving what's left.