SintaErmayanti4
- Reads 183
- Votes 53
- Parts 11
ANAK DI BALIK PINTU
Sinta Ermayanti
Seorang anak berdiri di balik pintu, menjadi saksi pertengkaran yang tak ia pahami, dan di sanalah luka pertamanya tumbuh-tanpa suara, tanpa darah. Bertahun-tahun kemudian, luka itu hadir kembali dalam mimpi, di ruang kelas, dan di ruang tunggu rumah sakit.
Anak di Balik Pintu adalah kisah reflektif tentang trauma masa kecil, kesehatan mental, dan mimpi yang terhalang keadaan. Dituturkan dengan bahasa yang jujur dan tenang, buku ini mengajak pembaca menyelami perjalanan seorang anak yang ingin menyembuhkan, meski harus berdamai dengan keterbatasan.
Buku ini tidak menawarkan jawaban instan atau motivasi kosong. Ia hadir sebagai ruang aman-tempat luka boleh diakui, harapan boleh dipeluk pelan-pelan, dan manusia boleh belajar peduli tanpa menghakimi.
Karena menyembuhkan tidak selalu tentang gelar,
melainkan tentang keberanian untuk mendengarkan.