Lilysta5
Aku.. hanya novelis yang mencari pelarian dalam tiap kata yang ku tuliskan, angan, bahagia yang fana, dan candu yang menyakitkan. Terobsesi pada-kata yang mencerminkan hal yang mustahil di raih. Jika orang bilang cerita itu adalah hidupku, aku dengan lantang menjawab "iya" namun juga ku jawab "dalam mimpiku"
Ayah-membenci tiap kata yang ada, tiap apa yang menjadi cerita bukan tanpa alasan-tapi tentang apa yang pernah menjadi panggung permainan.
Hilangnya ia, seakan tak menjadi gempa dalam "rumah" tak ada yang bertanya "mengapa ia tak muncul" atau "kemana ia pergi" setelah kepergian dalam sunyi, aku mengerti-aku hanya bidak yang di gerakan oleh otoritas yang lebih kuat.
Aku Arvin Zenition Alviance, anak ketiga dari lima bersaudara, tanpa hangat peluk Bunda, tanpa sandaran bahu Ayah-hidup hanya tentang "menang" atau "kalah" dalam permainan yang telah di tentukan.
Oleh ia yang menulis alur kehidupan.
Kalo gk suka skip
Gk maksa buat baca
Cerita brothership
Angst