AlVianti0
- Reads 5,048
- Votes 201
- Parts 45
Belasan tahun yang lalu, di bawah langit senja yang hangat, seorang gadis menerima sebuah janji dari sahabat masa kecilnya. Sebuah janji sederhana, bahwa suatu hari ia akan kembali. Sejak saat itu, gadis tersebut memilih untuk menunggu, menjaga kenangan dan harapan yang sama meski waktu terus berjalan.
Tahun demi tahun berlalu. Dunia berubah, kehidupan bergerak maju, namun hatinya tetap tertambat pada janji lama yang belum terpenuhi. Bagi orang lain, penantian itu mungkin terdengar sia-sia. Namun baginya, janji adalah sesuatu yang tak mudah dilepaskan.
Di tengah penantian panjang itu, ada seorang lelaki yang selalu berada di dekatnya. Ia melihat bagaimana gadis itu setia menunggu seseorang yang bahkan tak pernah memberi kabar. Meski begitu, ia tidak pernah memaksa perasaannya. Ia memilih mencintai dalam diam, menjaga gadis itu dari kejauhan, dan memastikan ia tetap tersenyum, meski hanya dianggap sebagai sahabat.
Hingga akhirnya hari yang selama ini dinanti benar-benar tiba. Namun saat kebenaran terungkap, gadis itu harus menghadapi fakta yang menghancurkan seluruh harapan yang ia jaga selama belasan tahun.
Di antara janji yang ternyata rapuh dan cinta yang diam-diam tumbuh, gadis itu dihadapkan pada sebuah pilihan: tetap memeluk masa lalu yang tak kembali, atau membuka hati pada seseorang yang sejak awal tidak pernah meninggalkannya.
#1 in pintar (3/2/26)
#1 in fiksiremaja (10/3/26)
#1 in Sad (10/3/26)
#1 in penantian (12/3/26)